Soal Jenazah Diantar Motor, DPRD Bone Cecar RS Datu Pancaitana
Rabu, 02 Februari 2022 - 19:47 WIB
loading...
A
A
A
Direktur RS Pancaitana, dr Syamsiar menyesalkan kejadian ini. Dia mengaku sudah mengutus tim menemui keluarga untuk meminta maaf. “Kejadian ini murni karena adanya miskomunikasi," ucapnya.
Dia berkomitmen segera berbenah. Sopir ambulans ditegaskan tak boleh menetapkan tarif biaya sewa sendiri. "Jadi keluarga pasien nantinya tidak boleh lagi berhubungan langsung dengan supir soal pembayaran. Tetapi harus melalui manajemen," tegas Syamsiar.
Diketahui, Asdar membonceng jenazah bayinya berangkat dari Kabupaten Bone sekitar pukul 21.00 WITA, Minggu (30/1/2022), dengan kondisi jenazah dibungkus sarung dan tiba dikediamannya pada pukul 22.30 WITA.
Bayi pasangan Asdar dan Juliatun Mariani dirujuk ke RSUD Datu Pancaitana setelah alat bantu pernapasan yang disebut dengan continuous positive airway pressure (CPAP) semua terpakai di RSUD Sinjai.
Baca Juga:Warga Sinjai Bonceng Jenazah Anak, Kepala Dinkes Angkat Bicara
Dia berkomitmen segera berbenah. Sopir ambulans ditegaskan tak boleh menetapkan tarif biaya sewa sendiri. "Jadi keluarga pasien nantinya tidak boleh lagi berhubungan langsung dengan supir soal pembayaran. Tetapi harus melalui manajemen," tegas Syamsiar.
Diketahui, Asdar membonceng jenazah bayinya berangkat dari Kabupaten Bone sekitar pukul 21.00 WITA, Minggu (30/1/2022), dengan kondisi jenazah dibungkus sarung dan tiba dikediamannya pada pukul 22.30 WITA.
Bayi pasangan Asdar dan Juliatun Mariani dirujuk ke RSUD Datu Pancaitana setelah alat bantu pernapasan yang disebut dengan continuous positive airway pressure (CPAP) semua terpakai di RSUD Sinjai.
Baca Juga:Warga Sinjai Bonceng Jenazah Anak, Kepala Dinkes Angkat Bicara
(agn)
Lihat Juga :