Alasan Anies Usul Ditiadakannya Pembelajaran Tatap Muka Selama 1 Bulan  

Rabu, 02 Februari 2022 - 18:12 WIB
loading...
Alasan Anies Usul Ditiadakannya...
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuturkan alasan diberhentikannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Jakarta. Foto: Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuturkan alasan diberhentikannya Pembelajaran Tatap Muka ( PTM ) di Jakarta. Anies menjelaskan, PTM diatur melalui Surat Keputusan Bersama ( SKB ) empat menteri sebagaimana disesuaikan dengan level PPKM.

"Jadi pembelajaran tatap muka itu diatur melalui SKB 4 menteri yang SKB 4 menteri ini dikaitkan dengan level PPKM yang PPKM-nya ditetapkan melalui instruksi, Inmendagri," kata Anies kepada wartawan di Jakarta, Rabu (2/2/2022). Baca juga: Anies Usul Belajar Tatap Muka di Jakarta Ditiadakan Sebulan ke Depan

Selebihnya, Anies menerangkan, perbedaan keputusan saat diberlakukan PSBB berbeda dengan saat ini.

"Berbeda ketika dulu kita menggunakan rezim PSBB. Pada saat PSBB keputusan PTM itu diatur melalui kewenangan gubernur," ujarnya.

Anies menyadari dengan diberlakakukannya Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dapat mengurangi penyebaran Covid-19 dikalangan anak-anak.



"Kita menyadari persis bahwa kondisi di Jakarta membutuhkan anak-anak untuk mengurangi risiko dan usulan dari Jakarta adalah kita hentikan PTM dan kita 100 persen PJJ atau belajar dari rumah saja," katanya.

Sebelumnya, Anies mengaku berkomunikasi langsung dengan Ketua Satgas Covid-19 Jawa-Bali Luhut Binsar Panjaitan pada Rabu (2/2/2022) siang.

"(Saya) menyampaikan usulan agar untuk Jakarta, PTM atau Pembelajaran Tatap Muka ditiadakan selama satu bulan ke depan," katanya kepada wartawan di Jakarta.

Anies menambahkan, dalam pembelajaran jarak jauh tersebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) sembari memastikan situasi dan kondisi pandemi. Baca juga: PTM di Jakarta Dilaksanakan Setiap Hari Mulai Besok, Kapasitas 100%

"Jadi selama satu bulan ke depan, pembelajaran 100 persenjarak jauh atau belajar di rumah saja sambil nanti kita pantau kondisi Covid-19 seperti apa," katanya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Rekomendasi
Salah Umumkan Ayah Messi...
Salah Umumkan Ayah Messi Meninggal, Presenter Argentina Mundur
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Konser BTS Jakarta 2026...
Konser BTS Jakarta 2026 Jadi 3 Hari, Pramono Sebut Berdampak Besar bagi Ekonomi
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Infografis
Bus Transjakarta Rute...
Bus Transjakarta Rute Kalideres-Bandara Soetta Gratis 1 Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved