Jajan Bakso di Cikarang, Erick Thohir Ajak Papmiso Buka Cold Storage
Rabu, 02 Februari 2022 - 17:42 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir mengajak pedagang mi dan bakso di Jabodetabek buka cold storage. Foto/ Istimewa
A
A
A
BEKASI - Para pedagang mi dan bakso yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Mi dan Bakso (Papmiso) Indonesia diajak untuk membuka gudang penyimpanan (cold storage) daging sapi di wilayah Jabodetabek.
Ajakan ini disampaikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir guna menyiasati persoalan yang dihadapi para pedagang mi dan bakso, yakni terkait ketersediaan dan tingginya harga daging sapi. Baca juga: Hadiri Perayaan Imlek, Erick Thohir Serukan Gotong Royong Akhiri Krisis
”Memang perlucold storage. Jadi kalau harga daging sapi lagi murah, ya bagusnya memang dibeli, disimpan dengancold storageyang baik,” kata Erick Thohir saat berdialog dengan para pedagang mi dan bakso di Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Rabu (2/2/2022).
Rencananya, gudang penyimpanan daging sapi ini akan dikelola oleh Koperasi Papmiso bekerjasama dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) (Persero) selaku induk holding BUMN pangan dengan menggandeng PT Berdikari (Persero).
”Kita coba pilot project dulu di sini. Mungkin kita akan gandengan RNI dan Berdikari. Termasuk BRI untuk membantu pembiayaan dan pendampingan anggota koperasi, ini yang dibutuhkan mereka dan harus segera terealisasi,” ujarnya.
Erick menjelaskan tingginya kebutuhan daging membuat pemerintah terpaksa melakukan impor daging guna menjaga ketersediaan daging di pasaran. Sebagai importir, kenaikan harga tentu tidak bisa dihindari sehingga gudang penyimpanan daging menjadi salah satu opsi mengurangi belanja.
”Jadi ketika harga daging mahal, kita punya stok. Kenaikan harga daging ini kan fluktuatif, biasanya tiap tahun berulang-ulang (biasanya jelang hari raya keagamaan, tahun baru, dll). Jadi ketika harga murah, daging dibeli dan disimpan,” ungkapnya. Baca juga: Papmiso-TMP Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk 1.200 Pelaku UMKM di Bekasi
Ajakan ini disampaikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir guna menyiasati persoalan yang dihadapi para pedagang mi dan bakso, yakni terkait ketersediaan dan tingginya harga daging sapi. Baca juga: Hadiri Perayaan Imlek, Erick Thohir Serukan Gotong Royong Akhiri Krisis
”Memang perlucold storage. Jadi kalau harga daging sapi lagi murah, ya bagusnya memang dibeli, disimpan dengancold storageyang baik,” kata Erick Thohir saat berdialog dengan para pedagang mi dan bakso di Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Rabu (2/2/2022).
Rencananya, gudang penyimpanan daging sapi ini akan dikelola oleh Koperasi Papmiso bekerjasama dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) (Persero) selaku induk holding BUMN pangan dengan menggandeng PT Berdikari (Persero).
”Kita coba pilot project dulu di sini. Mungkin kita akan gandengan RNI dan Berdikari. Termasuk BRI untuk membantu pembiayaan dan pendampingan anggota koperasi, ini yang dibutuhkan mereka dan harus segera terealisasi,” ujarnya.
Erick menjelaskan tingginya kebutuhan daging membuat pemerintah terpaksa melakukan impor daging guna menjaga ketersediaan daging di pasaran. Sebagai importir, kenaikan harga tentu tidak bisa dihindari sehingga gudang penyimpanan daging menjadi salah satu opsi mengurangi belanja.
”Jadi ketika harga daging mahal, kita punya stok. Kenaikan harga daging ini kan fluktuatif, biasanya tiap tahun berulang-ulang (biasanya jelang hari raya keagamaan, tahun baru, dll). Jadi ketika harga murah, daging dibeli dan disimpan,” ungkapnya. Baca juga: Papmiso-TMP Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk 1.200 Pelaku UMKM di Bekasi
Lihat Juga :