Jumlah Pengunjung Kelenteng Bahtera Bakti Ancol Hanya 20% Dibandingkan Sebelum Pandemi
Selasa, 01 Februari 2022 - 15:38 WIB
loading...
Jumlah warga yang melakukan ibadah pada Hari Raya Imlek ke-2573 tahun ini hanya 20 persen dibandingkan sebelum masa pandemi Covid-19. Foto: MPI/Carlos
A
A
A
JAKARTA - Jumlah warga yang melakukan ibadah pada Hari Raya Imlek ke-2573 tahun ini hanya 20 persen dibandingkan sebelum masa pandemi Covid-19 . Hal itu disampaikan Humas Kelenteng Bahtera Bakti Pasir Putih Ancol Aprianto Bismoko.
Ia mengungkapkan, sebelum pandemi Covid-19, kegiatan ibadah selama dua hari berturut-turut. Namun karena ada pembatasan akibat pandemi Covid-19 maka hanya dapat dilaksanakan hingga pukul 19.00 WIB. Baca juga: Tinjau Kelenteng di Palmerah, Begini Kata Anies Soal Filosofi Shio Macan Air
"Pada malam Imlek (Senin 31 Januari 2022) kita buka dari jam 6 pagi sampai jam 7 malam. Kemudian pada hari Imlek (Selasa 1/2/2022) kita juga buka di jam yang sama yakni 6 pagi sampai 7 malam," jelas Aprianto kepada wartawan di Jakarta, Selasa (1/2/2022).
Ia menyebutkan, biasanya sebelum pandemi Covid-19, para pengunjung justru semakin bertambah pada malam hingga dini hari.
"Dibandingkan tahun sebelumnya ini termasuk sepi, sudah hampir 3 tahun ini memang kita sepi banget. Kalau dulu kita 36 jam full, itu banyak sekali, sifatnya mobile. Semakin malam semakin ramai, semakin jam 12 sampai jam 1 itu ramai. Sekarang jauh beda," ungkap Aprianto.
Ia mengungkapkan, sebelum pandemi Covid-19, kegiatan ibadah selama dua hari berturut-turut. Namun karena ada pembatasan akibat pandemi Covid-19 maka hanya dapat dilaksanakan hingga pukul 19.00 WIB. Baca juga: Tinjau Kelenteng di Palmerah, Begini Kata Anies Soal Filosofi Shio Macan Air
"Pada malam Imlek (Senin 31 Januari 2022) kita buka dari jam 6 pagi sampai jam 7 malam. Kemudian pada hari Imlek (Selasa 1/2/2022) kita juga buka di jam yang sama yakni 6 pagi sampai 7 malam," jelas Aprianto kepada wartawan di Jakarta, Selasa (1/2/2022).
Ia menyebutkan, biasanya sebelum pandemi Covid-19, para pengunjung justru semakin bertambah pada malam hingga dini hari.
"Dibandingkan tahun sebelumnya ini termasuk sepi, sudah hampir 3 tahun ini memang kita sepi banget. Kalau dulu kita 36 jam full, itu banyak sekali, sifatnya mobile. Semakin malam semakin ramai, semakin jam 12 sampai jam 1 itu ramai. Sekarang jauh beda," ungkap Aprianto.
Lihat Juga :