5 Preman Kampung Pelaku Pungli di Pasar Lama Tangerang Dicokok Polisi
Selasa, 01 Februari 2022 - 07:17 WIB
loading...
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Komarudin menyebut lima preman kampung yang melakukan pungli di Pasar Lama sudah dicokok. Foto: MPI/Nandha Aprilianti
A
A
A
TANGERANG - Polres Metro Tangerang Kota mencokok 5 orang preman kampung yang kerap melakukan pungutan liar (pungli) di kawasan Wisata Kuliner Pasar Lama. Saat ini kelima orang tersebut tengah dimintai keterangan oleh polisi.
“Kita langsung tindak lanjuti, kita dalami terakhir ada beberapa orang yang kita amankan untuk kita mintai keterangan,” ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Komarudin, dalam keterangan yang diterima, Selasa (1/2/2022).
Baca juga: Siap-siap! Polres Tangerang Bakal Sikat Preman Kampung yang Resahkan Masyarakat
Menurut Komarudin, langkah ini merupakan upaya polisi untuk mengatasi keluhan pedagang kaki lima (PKL) atas aksi pungli preman kampung yang meresahkan. “Yang kita lakukan ini adalah sebuah jawaban dari keluhan para pedagang atas maraknya pungli yang terjadi,” ungkapnya.
Komarudin menjelaskan, kelima orang yang diamankan memiliki peran yang berbeda-beda. “Macam-macam, ada yang menerima ataupun memungut pungli secara langsung, ada yang menjual lapak,” ungkapnya.
Baca juga: Pungli Preman Kampung Masih Resahkan PKL di Pasar Lama Tangerang
Dari lima orang itu didapati aksi jual beli lapak hingga menyentuh harga mencapai Rp5 juta yang disertai kwitansi. “Ini adalah hal yang sangat memprihatinkan, mengingat yang dijual itu bukan lahan miliknya sendiri. Ini tentunya perlu ditertibkan untuk menjamin kelancaran iklim usaha investasi di Kota Tangerang,” tegasnya.
“Kita langsung tindak lanjuti, kita dalami terakhir ada beberapa orang yang kita amankan untuk kita mintai keterangan,” ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Komarudin, dalam keterangan yang diterima, Selasa (1/2/2022).
Baca juga: Siap-siap! Polres Tangerang Bakal Sikat Preman Kampung yang Resahkan Masyarakat
Menurut Komarudin, langkah ini merupakan upaya polisi untuk mengatasi keluhan pedagang kaki lima (PKL) atas aksi pungli preman kampung yang meresahkan. “Yang kita lakukan ini adalah sebuah jawaban dari keluhan para pedagang atas maraknya pungli yang terjadi,” ungkapnya.
Komarudin menjelaskan, kelima orang yang diamankan memiliki peran yang berbeda-beda. “Macam-macam, ada yang menerima ataupun memungut pungli secara langsung, ada yang menjual lapak,” ungkapnya.
Baca juga: Pungli Preman Kampung Masih Resahkan PKL di Pasar Lama Tangerang
Dari lima orang itu didapati aksi jual beli lapak hingga menyentuh harga mencapai Rp5 juta yang disertai kwitansi. “Ini adalah hal yang sangat memprihatinkan, mengingat yang dijual itu bukan lahan miliknya sendiri. Ini tentunya perlu ditertibkan untuk menjamin kelancaran iklim usaha investasi di Kota Tangerang,” tegasnya.
Lihat Juga :