Inovasi 'Peka Desa Bergulir’ Dinas PMD Lutra Bantu Ekonomi Desa Bergeliat

Selasa, 01 Februari 2022 - 06:55 WIB
loading...
Inovasi Peka Desa Bergulir’...
Revitalisasi Bumdesma dan BKAD di Kantor Desa Malimbu, Sabbang, Senin (31/1/2022). Foto/Istimewa
A A A
LUWU UTARA - Satu lagi inovasi yang hadir di Kabupaten Luwu Utara dalam rangka membangkitkan geliat perekonomian di tengah pandemi Covid-19, khususnya di wilayah perdesaan.

Geliat ekonomi begitu terasa di sembilan wilayah kawasan perdesaan yang menjadi sasaran dari inovasi milik Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) ini.

Adalah inovasi Pembangunan Kawasan Perdesaan Bergulir dari Hulu, Hilir dan Perkotaan atau inovasi Peka Desa Bergulir. Inovasi ini adalah solusi dalam pelayanan publik di bidang Pemberdayaan Masyarakat. Tujuannya, meningkatkan kualitas dan mutu pelayanan dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat di kawasan perdesaan.

Inovasi Peka Desa Bergulir saat ini menyasar sembilan desa di dua kecamatan, yaitu lima desa di Kecamatan Sabbang, dan empat desa di Kecamatan Rongkong. Lima desa di Sabbang masing-masing Salama, Tandung, Malimbu, Tulak Tallu, dan Pararra.

Baca Juga: Hadiri Sertijab Camat Malangke Barat, Wabup Lutra Harap Sinergi Ditingkatkan

Sementara empat desa di Rongkong, masing-masing Kanandede, Komba, Pengkendekan, dan Minanga. Sembilan desa ini masuk ke dalam Kawasan Perdesaan Daerah Tangkapan Air (DTA) Sungai Rongkong.

Inovator Peka Desa Bergulir, Alimuddin mengatakan, pembangunan Kawasan Perdesaan DTA Sungai Rongkong mulai dilaksanakan pada tahun 2018, yang dikuatkan dengan adanya dokumen rencana pembangunan kawasan perdesaan yang sudah disusun.

“Alhamdulillah, dokumen rencana pembangunan kawasan perdesaan telah kami susun. Di mana dalam dokumen ini, perangkat daerah terkait, memiliki tugas dan peran masing-masing dalam mewujudkan desa sasaran menjadi desa maju dan mandiri,” jelas Alimuddin, Senin (31/1/2022), pada Revitalisasi Bumdesma dan BKAD di Kantor Desa Malimbu, Sabbang.

Adapun keunikan inovasi ini, yaitu pembentukan kawasan perdesaan ini sama sekali tanpa intervensi dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). “Tidak ada intervensi dari Kemendes. Ini murni inisiatif dari Pemda Luwu Utara ,” ungkapnya.

Keunikan lainnya, kata dia, dibentuknya beberepa kelembagaan seperti Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) serta Badan Kerjasama Antardesa (BKAD) melalui Musyawarah Antardesa atau MAD. “MAD ini merupakan metode baru dalam perencanaan pembangunan kawasan perdesaan, dan juga yang pertama terbentuk di Luwu Utara,” beber Alimuddin.

Sementara itu, Pendamping Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kecamatan Sabbang, Erniyati, membeberkan sebuah fakta menarik bahwa dengan adanya inovasi Peka Desa Bergulir, perekonomian di wilayah Kawasan Perdesaan DTA Sungai Rongkong kini mulai bergeliat, yang berdampak pada peningkatan indeks desa membangun.

Baca Juga: Bupati Luwu Siap Launching Benih Padi Unggul di Walmas

“Ini terlihat pada capaian indeks desa membangun dari beberapa desa yang terlibat dalam inovasi ini, khususnya di wilayah kecamatan Sabbang dan Rongkong. Hampir sebagian besar desa kini bertransformasi dari desa yang tertinggal menjadi desa yang berkembang. Bahkan kata dia, ada beberapa desa sudah menuju desa maju dan mandiri.

“Adanya inovasi ini rupanya juga mampu menjadi wadah pendorong bagi perkembangan pembangunan di desa, utamanya dalam capaian indeks desa membangun,” terangnya.

Erniyati mengatakan, inovasi Peka Desa Bergulir ke depan akan menjadi payung bagi terbentuknya lembaga-lembaga perekonomian di desa, seperti BKAD dan Bumdesma.

“Kita harap ini menjadi payung ekonomi untuk desa dan membangkitkan geliat ekonomi desa,” imbuhnya.

“Sekaligus ini juga menjadi payung ekonomi yang nantinya akan mengangkat derajat kehidupan masyarakat desa, sehingga apa yang menjadi harapan dari Undang-Undang Desa dapat tercapai,” pungkas wanita yang akrab disapa Erni ini.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
APKASI Otonomi Expo...
APKASI Otonomi Expo Segera Digelar, Ini yang Bakal Dipromosikan Luwu Utara
Hadiri Ngaben Massal,...
Hadiri Ngaben Massal, Bupati Lutra Tegaskan Dukung Kegiatan Keagamaan
5 Anak di Lutra Dinobatkan...
5 Anak di Lutra Dinobatkan Sebagai Duta Anak, Ini Pesan Bupati
Rekomendasi
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
Polda Metro Singgung...
Polda Metro Singgung Ada Mantan Pejabat Berupaya Hambat Kasus Roy Suryo
Ronaldo Disorot di Piala...
Ronaldo Disorot di Piala Dunia 2026, Conceicao: Tak Wajib Umpan CR7
Berita Terkini
Tegas! Roy Suryo dan...
Tegas! Roy Suryo dan Dokter Tifa Menolak Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Jokowi
Siapkan 5.000 Anggota...
Siapkan 5.000 Anggota Baru, DPD Partai Perindo Madiun Optimistis Raih 5 Kursi DPRD
Polda Metro: Penangguhan...
Polda Metro: Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tanggung Jawab Jaksa
Gelar Upacara HUT ke-499...
Gelar Upacara HUT ke-499 di Monas, Pemprov DKI Jakarta Tampilkan Tarian dan Defile OPD
Meriahkan HUT ke-499...
Meriahkan HUT ke-499 Jakarta, 2.000 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis
50 Tokoh Jamin Roy Suryo...
50 Tokoh Jamin Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Kabur, Penangguhan Penahanan Diajukan
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved