Perayaan Imlek di Karawang, Klenteng Wajibkan Pengunjung Ikuti Prokes

Senin, 31 Januari 2022 - 16:15 WIB
loading...
Perayaan Imlek di Karawang, Klenteng Wajibkan Pengunjung Ikuti Prokes
Klenteng Hiap Thian Kiong dibersihkan jelang perayaan Imlek.Foto/Nilakusuma
A A A
KARAWANG - Perayaan Imlek di Karawang yang dilaksanakan, besok Selasa (31/1/22), masih dalam suasana pandemi covid-19. Pengunjung yang akan melakukan peribadatan harus mengikuti protokol kesehatan ketat yang diberlakukan oleh Biokong atau pengurus klenteng. Sejumlah klenteng di Karawang mulai dihiasi lampion merah hingga ke jalan raya.

Berdasarkan pemantauan, persiapan perayaan Imlek sudah mulai dirasakan sejak seminggu lalu. Klenteng yang menjadi rumah peribadatan di cat ulang. Peralatan ibadah juga dibesihkan seperti patung-patung. Kemudian altar untuk ibadah juga turut dibersihkan. Lampu lampion terlihat terpasang sepanjang klenteng hingga ke jalan raya.

"Harus dibersihkan dan kita hias sekeliling Klenteng untuk memberikan kenyamanan dan memberikan susana imlek," kata pengurus Klenteng Hiap Thian Kiong, Lianto, Senin (31/1/2022).

Baca juga: Bikin Onar! Ormas GMBI Perlu Dibubarkan? Ini Kata Polisi

Menurut Lianto, Klenteng Hiap Thian Kiong memiliki 9 altar untuk peribadatan. Karena Klenteng sudah berdiri sejak abad 18 lalu hingga dikenal bukan hanya masyarakat Karawang, tapi juga dari luar daerah. "Klenteng Hiap Thian Kiong termasuk tua karena sudah berdiri sejak abad 18. Pengunjungnya juga banyak dari luar kota," katanya.

Lianto mengatakan, untuk memeriahkan Imlek, pengurus Klenteng memasang 300 buah lampion disekitar klenteng. Lampion tersebut bahkan dipasang hingga ke jalan raya. " Biar terlihat suasana Imleknya," katanya.

Menurut Lianto, perayaan Imlek di Karawang tidak seramai dengan perayaan Cap Go Meh. Meski begitu Perayaan Imlek tetap mengundang banyak pengunjung untuk beribadat. "Pengunjung datang dari Karawang hingga luar kota. Mereka sudah terbiasa datang saat Imlek," katanya.

Lianto mengatakan, perayaan Imlek saat ini masih dalam suasana covid-19. Pengurus akan memberlakukan protokol kesehatan secara ketat. Jika pengunjung padat, pengurus akan memberlakukan sistem antrian. "Iya karena kapasitasnya dibatasi jadi bergilir masuknya. Pengunjung juga wajib memakai masker dan pengukur suhu," katanya.
(msd)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2395 seconds (10.101#12.26)