Pria di Sukabumi Bacok Tetangga yang Gangguan Jiwa karena Pecahkan Kaca Rumah
Minggu, 30 Januari 2022 - 19:37 WIB
loading...
Gara-gara pecahkan kaca rumah, seorang pria dibacok tetangganya sendiri hingga harus dilarikan ke rumah sakit. MPI/Hadi
A
A
A
SUKABUMI - Gara-gara pecahkan kaca rumah, seorang pria dibacok tetangganya sendiri hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Kejadian tersebut terjadi di Kampung Neglasari RT 053/010, Desa Gunungguruh, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (29/1/2022) siang.
Kapolsek Gunungguruh, Iptu Didin Waslidin mengatakan, kejadian tersebut berawal dari korban berinisial AS (64) mendatangi rumah terduga pelaku yang berinisial JN (65) dan langsung menghancurkan kaca rumah miliknya tanpa sebab apa pun dengan menggunakan tongkat bambu.
"Mendengar suara kaca pecah, kemudian terduga pelaku yang sedang memotong buah pisang dengan menggunakan sebilah golok langsung menghampiri korban dan langsung melakukan pembacokan terhadap korban," ujar Didin kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (30/1/2022) sore.
Didin menambahkan bahwa akibat kejadian itu korban mengalami luka bacok di bagian kepala depan dan belakang, kaki dan tangan serta luka lebam di bagian mata sebelah kiri.
Lalu setelah dibacok, korban melarikan diri ke arah Sungai Citengkas dengan maksud akan mencuci darah pada bagian luka korban.
Kapolsek Gunungguruh, Iptu Didin Waslidin mengatakan, kejadian tersebut berawal dari korban berinisial AS (64) mendatangi rumah terduga pelaku yang berinisial JN (65) dan langsung menghancurkan kaca rumah miliknya tanpa sebab apa pun dengan menggunakan tongkat bambu.
"Mendengar suara kaca pecah, kemudian terduga pelaku yang sedang memotong buah pisang dengan menggunakan sebilah golok langsung menghampiri korban dan langsung melakukan pembacokan terhadap korban," ujar Didin kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (30/1/2022) sore.
Didin menambahkan bahwa akibat kejadian itu korban mengalami luka bacok di bagian kepala depan dan belakang, kaki dan tangan serta luka lebam di bagian mata sebelah kiri.
Lalu setelah dibacok, korban melarikan diri ke arah Sungai Citengkas dengan maksud akan mencuci darah pada bagian luka korban.
Lihat Juga :