Pengunjung Tewas Tertimpa Pohon, Lokasi Wisata Hutan Pinus Tala-tala Ditutup
Minggu, 30 Januari 2022 - 16:26 WIB
loading...
Petugas kepolisian saat berada di lokasi jatuhnya pohon yang mengakibatkan dua pengunjung tewas di lokasi Wisata Hutan Pinus Tala-tala. Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
A
A
A
MAROS - Pemerintah Kabupaten Maros berencana menutup sementara lokasi Wisata Hutan Pinus Tala-tala. Rencana ini menyusul tewasnya dua pengunjung lokasi wisata tersebut, akibat tertimpa pohon pinus.
"Insiden ini sangat tidak terduga. Saat kejadian angin sangat kencang mengakibatkan pohon tumbang dan menimpa peserta yang sedang berkegiatan di lokasi tersebut. Sehingga untuk sementara Hutan Tala-tala akan ditutup," ujar Bupati Maros, AS Chaidir Syam , Minggu (30/1/2022).
Baca juga:Pohon Tumbang Timpa Tenda Kemah di Maros, 2 Remaja Tewas dan 4 Luka
Tak hanya Tala-tala, kata dia, lokasi wisata rawan bencana lainnya pun akan ditutup. "Kita berharap lokasi wisata yang rawan pohon tumbang dan bencana lainnya akan kita tutup. Untuk Hutan Pinus Tala-tala, saat ini kami akan tutup sementara dan kemudian melakukan investigasi, apa yang terbaik bagi pengunjung," tambahnya.
Langkah ini kata Bupati mengingat saat ini masih musim hujan. Oleh karena itu, dirinya mengimbau kepada masyarakat agar menghindari lokasi wisata yang rawan bencana.
"Cuaca saat ini sangat ekstrem, sehingga kami berharap pengunjung untuk saat ini menghindari lokasi wisata yang sangat berpotensi bencana, seperti pohon tumbang dan lainnya," tutupnya.
Baca juga:Cara Menghindari Mobil Tertimpa Pohon di Musim Hujan
Sekadar diketahui, sehari sebelumnya, puluhan siswa SMTI Makassar melakukan kegiatan penerimaan anggota baru paskibraka. Namun saat kegiatan berlangsung, hujan deras disertai angin kencang menyebabkan dua pohon pinus tumbang dan menimpa area tenda peserta.
Kejadian ini terjadi di pada Sabtu 29Januari 2022 sekitar pukul 15.30 Wita. Insiden ini mengakibatkan dua orang dari rombongan meninggal dunia. Sementara empat lainnya luka-luka.
Salah satu anggota paskibraka , Oktavian mengatakan, kegiatan tersebut telah berlangsung sejak Jumat 30Januari. Pada hari kedua kegiatan ini, terjadi cuaca buruk. Tidak lama dua batang pohon tumbang dan menimpa area perkemahan.
Baca juga:Jalan Longsor, Pemotor Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Minahasa Utara
Dalam kegiatan tersebut kata Oktavian, total rombongan paskibraka ini sekitar 30 orang. "Kalau peserta ada 20 orang, dan ada panitia dan pembina juga sekitar 10 orang," ujarnya.
Dua korban tewas adalah Dekris Cristian (19) dan Ahmad Apriansyah (16). Sementara empat korban luka adalah Rausyah alias Ocang (16), Resky Ramadhini (18), Aswah (18), dan Fadil (19).
"Insiden ini sangat tidak terduga. Saat kejadian angin sangat kencang mengakibatkan pohon tumbang dan menimpa peserta yang sedang berkegiatan di lokasi tersebut. Sehingga untuk sementara Hutan Tala-tala akan ditutup," ujar Bupati Maros, AS Chaidir Syam , Minggu (30/1/2022).
Baca juga:Pohon Tumbang Timpa Tenda Kemah di Maros, 2 Remaja Tewas dan 4 Luka
Tak hanya Tala-tala, kata dia, lokasi wisata rawan bencana lainnya pun akan ditutup. "Kita berharap lokasi wisata yang rawan pohon tumbang dan bencana lainnya akan kita tutup. Untuk Hutan Pinus Tala-tala, saat ini kami akan tutup sementara dan kemudian melakukan investigasi, apa yang terbaik bagi pengunjung," tambahnya.
Langkah ini kata Bupati mengingat saat ini masih musim hujan. Oleh karena itu, dirinya mengimbau kepada masyarakat agar menghindari lokasi wisata yang rawan bencana.
"Cuaca saat ini sangat ekstrem, sehingga kami berharap pengunjung untuk saat ini menghindari lokasi wisata yang sangat berpotensi bencana, seperti pohon tumbang dan lainnya," tutupnya.
Baca juga:Cara Menghindari Mobil Tertimpa Pohon di Musim Hujan
Sekadar diketahui, sehari sebelumnya, puluhan siswa SMTI Makassar melakukan kegiatan penerimaan anggota baru paskibraka. Namun saat kegiatan berlangsung, hujan deras disertai angin kencang menyebabkan dua pohon pinus tumbang dan menimpa area tenda peserta.
Kejadian ini terjadi di pada Sabtu 29Januari 2022 sekitar pukul 15.30 Wita. Insiden ini mengakibatkan dua orang dari rombongan meninggal dunia. Sementara empat lainnya luka-luka.
Salah satu anggota paskibraka , Oktavian mengatakan, kegiatan tersebut telah berlangsung sejak Jumat 30Januari. Pada hari kedua kegiatan ini, terjadi cuaca buruk. Tidak lama dua batang pohon tumbang dan menimpa area perkemahan.
Baca juga:Jalan Longsor, Pemotor Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Minahasa Utara
Dalam kegiatan tersebut kata Oktavian, total rombongan paskibraka ini sekitar 30 orang. "Kalau peserta ada 20 orang, dan ada panitia dan pembina juga sekitar 10 orang," ujarnya.
Dua korban tewas adalah Dekris Cristian (19) dan Ahmad Apriansyah (16). Sementara empat korban luka adalah Rausyah alias Ocang (16), Resky Ramadhini (18), Aswah (18), dan Fadil (19).
(luq)
Lihat Juga :