Pasar Jadi Kluster Baru Covid-19, DKI Tutup Belasan Pasar Tradisional

Jum'at, 12 Juni 2020 - 07:45 WIB
loading...
A A A
Menurut Staf Humas dan Keamanan PD Tohaga Unit Pasar Rakyat Cileungsi, Ujang Rasmadi mengungkapkan pengusiran tim medis karena Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor tak transparan dalam mengumumkan hasil rapid dan swab test. "Intinya mereka menolak rapid test atau swab," kata Ujang.

Dia menjelaskan bahwa sangat wajar para pedagang bereaksi dan menolak rapid test massal karena hasil rapid tersebut sangat rancu. "Jadi kemarin ada 4 mobil datang pagi-pagi lalu kita suruh pulang. Ini sudah yang ketiga kalinya terjadi penolakan karena penjelasannya rancu ditambah data hasilnya tidak akurat," ungkapnya.

Berdasarkan hasil monitoring harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor hingga Rabu (10/6/2020) untuk klaster Pasar Cileungsi terdapat 26 orang yang positif. Sedangkan penambahan kasus baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19 hingga pukul 14.00 WIB, total berjumlah 262 orang. (Baca juga: Pemkot Cimahi Antisipasi Perpindahan Aktivitas Warga ke Pasar Atas dan Cimindi)

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor Syarifah Sofiah mengatakan penolakan rapid test yang dilakukan pedagang menunjukan kurangnya pemahaman terkait bahaya Covid-19. "Akhirnya kami putuskan akan melakukan sosialisasi masif didukung dengan fakta sejumlah pedagang yang tertular Covid-19. Bahkan ada beberapa yang meninggal di Pasar Cileungsi," ungkapnya.

Menurut dia, upaya memerangi Covid-19 harus dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah dan masyarakat. Tapi faktanya jika tim mesid diusir malah membuat antipati terhadap upaya pemerintah untuk memutus mata rantai corona.

"Gugus Tugas menyampaikan jika tidak ingin pasar ditutup harus menerapkan protokol kesehatan. Memakai masker, mengatur alur masuk dan keluar, membatasi antara satu pedagang dgn lainnya, jaga kebersihan dan sebagainya," kata dia. (Bima Setiyadi/Yan Yusuf/Haryudi)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pekan Raya Jakarta 2026...
Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
Sepekan Digelar, Jakarta...
Sepekan Digelar, Jakarta Fair 2026 Raih 1,5 Juta Pengunjung
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Rekomendasi
Comeback Lewat Film...
Comeback Lewat Film Seni Merayu Tuhan, Onad Ungkap Kekagumannya pada Habib Jafar
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Berita Terkini
154 Warga Terjangkit...
154 Warga Terjangkit ISPA Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin, Mayoritas Balita-Ibu Hamil
UMKM Binaan Astra Tembus...
UMKM Binaan Astra Tembus ke Luar Negeri, Omzet Petani Naik Jadi Rp11,9 Miliar
Anggota DPRD Jakarta...
Anggota DPRD Jakarta Sebut Flyover Latumenten Bisa Kurangi Macet 40%
Sisir TKP Kasus Penganiayaan,...
Sisir TKP Kasus Penganiayaan, Polda Jabar Ungkap Taufik Hidayat Pukul YTR dengan Helm dan Besi
FKM UI Gelar Pelatihan...
FKM UI Gelar Pelatihan K3 dan Kesiapsiagaan Kebakaran untuk Guru SMPN 107 Jakarta
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun Tanggul 1,48 Kilometer di Kali Grogol Kemanggisan
Infografis
Jens Raven Layak Jadi...
Jens Raven Layak Jadi Striker Utama di Timnas Indonesia U-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved