Terancam Gulung Tikar, FKPTKIS Sodorkan Tiga Rekomendasi ke Kemenag

Rabu, 26 Januari 2022 - 22:33 WIB
loading...
Terancam Gulung Tikar,...
FKPTKIS membentuk Asosiasi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (APTKIS) Indonesia yang dideklarasikan, di Hotel Harper Makassar, Rabu (26/1/2022). Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Forum Komunikasi Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (FKPTKIS) Wilayah VIII, bakal menyodorkan tiga rekomendasi ke Kementerian Agama (Kemenag). Rekomenasi tersebut terkait nasib PTKIS yang terancam gulung tikar.

“Kami berkumpul dari 69 perguruan tinggi keagamaan Islam swasta di wilayah Indonesia timur dalam cakupan Kopertais Wilayah VIII meliputi Sulawesi, Maluku, Papua. Dari hasil ini ditetapkan tiga rekomendasi,” ujar Ketua FKPTKIS Wilayah VIII, Maslim Halimin dalam konferensi persnya, Rabu (26/1/2022).

Baca Juga: Dukung Mal Pelayanan Publik, Bank Sulselbar Teken MoU dengan DPM-PTSP

Rekomendasi pertama yang mereka dorong adalah mendesak pemerintah segera mengesahkan Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) Keagamaan. Sebab, pada Maret nanti berdasarkan kebijakan Kemenag proses reakreditasi dilakukan lembaga swasta.

Kemudian rekomendasi kedua mereka mengusulkan kepada pemerintah agar memberikan subsidi biaya akreditasi program studi (prodi) PTKIS yang biayanya terbilang cukup besar. Bisa mencapai Rp82 juta untuk satu prodi.

“Mendesak kepada pemerintah agar Kopertais ditingkatkan atau disahkan menjadi Satuan Kerja (Satker) dengan biaya operasional minimal Rp20 milyar per tahun,” lanjut Maslim untuk rekomendasi ketiga.

Menurutnya, dengan kebijakan Kemenag yang menunjuk LAM swasta melakukan proses reakreditasi , maka bisa mengancam nasib PTKIS. Banyak dari mereka yang terbebani biaya reakreditasi tersebut.

“Ini secara tidak langsung akan mencabut nyawa perguruan tinggi keagamaan Islam swasta satu per satu. Karena terus terang perguruan tinggi Islam swasta itu miskin,” keluhnya.

Rekomendasi ini pun telah diserahkan kepada Kopertais Wilayah VIII. Dalam waktu dekat ini, rekomendasi tersebut akan diserahkan langsung ke Kemenag .

Selain mendorong tiga rekomendasi, FKPTKIS juga sepakat untuk membentuk Asosiasi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (APTKIS) Indonesia. Mereka bahkan telah mendeklarasikannya, di Hotel Harper Makassar, Rabu (26/1/2022).

Baca Juga: 15 PTS Terbaik Indonesia versi Webometrics 2022, Cek Daftarnya

“Tujuan asosiasi ini untuk memperjuangkan perguruan tinggi Islam swasta. Termasuk kebutuhan pembinaan, pemerataan, kesetaraan, dengan perguruan tinggi lainnya,” ucap Maslim.

Presidium APTKIS, Anwar Sewang menambahkan, hasil musyawarah yang dilakukan FKPTKIS tidak bermaksud menghalangi proses reakreditasi. Mereka tetap mendukung kebijakan tersebut.

Hanya saja, perlu ada pertimbangan-pertimbangan lain dalam penerapan kebijakan tersebut. Sebab LAM swasta yang ditunjuk Kemenag untuk menjalankan proses reakreditasi mulai Maret 2022 nanti sangat membebani mereka.



“Kami hanya berkeinginan kami penyelenggara perguruan tinggi diberi subsidi pada saat diakreditasi oleh LAM,” sebutnya.

Secara keseuruhan, ada 801 PTKIS di seluruh Indonesia. Semua PTKIS itu akan terancam gulung tikar bila kebijakan reakreditasi betul-betul dilakulan LAM swasta yang notabene biayanya sangat besar.

“Harapan kami ke depan asosiasi ini bisa mengkordinasi 801 perguruan tinggi keagamaan Islam swasta di Indonesia. Mudah-mudahan ini bisa. Kami akan lakukan raker di awal Maret kemudian sosialisasikan kepada seluruh Koportais di Indonesia,” imbuhnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Forum Gerakan Moral...
Forum Gerakan Moral Pendidikan Kaltim Desak Kampus Bebas dari Politik Praktis
Forum Kebijakan Kita...
Forum Kebijakan Kita di UGM Dorong Mahasiswa Aktif Kawal Demokrasi dan Pendidikan
Teken MoU, Budi Luhur...
Teken MoU, Budi Luhur University Perluas Kerja Sama Akademik Internasional
Kukuhkan 6 Profesor,...
Kukuhkan 6 Profesor, Ketua Majelis Wali Amanat USK Tekankan Integritas Akademik
Sudirman Said Ajak Kembalikan...
Sudirman Said Ajak Kembalikan Kampus sebagai Jantung Perubahan
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Rekomendasi
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
Kinerja Keuangan Impresif,...
Kinerja Keuangan Impresif, MNC Kapital Rombak Direksi dan Bidik Penambahan Modal
Pacu Daya Saing Pariwisata,...
Pacu Daya Saing Pariwisata, Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa Kunjungan
Berita Terkini
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
3 Pengamen di Bekasi...
3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Sempat Ditangkap dan Diselesaikan Melalui RJ
Kang Cucun Santuni 1.448...
Kang Cucun Santuni 1.448 Anak Yatim di 12 Titik di Bandung dan Resmikan Rutilahu
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved