Tingkatkan Kapasitas Nazhir, BWI Gelar Palatihan Kompetensi, Sertifikasi dan E-Reporting Wakaf
Rabu, 26 Januari 2022 - 21:48 WIB
loading...
A
A
A
Ketua Pusat Kajian Transformasi Digital BWI, Irfan Syauqi menjelaskan program BWI di tahun 2022 di antaranya penguatan transformasi digital. Karena digitalisasi menjadi hal yang penting untuk mempermudah proses pengelolaan wakaf sekaligus sarana untuk meningkatkan akuntabilitas dan transformasi dari wakaf.
“Selain akan memperkuat kepercayaan publik juga diharapkan pencatatan akan lebih baik, proses dokumentasi akan lebih valid dan mempermudah pertanggungjawabkan keungan,” terangnya. Baca juga: Wapres: Perlu Teknologi Digital dan SDM Kompeten untuk Kelola Wakaf
Menurutnya, tugas nashir adalah memberikan laporan penerimaan dan pengelolaan harta benda wakaf serta laporan penyaluran manfaat wakaf kepada BWI. Guna memudahkan nazhir dalam menyampaikan laporan, BWI membuat aplikasi e-reporting berbasis web yang bisa diakses kapan pun dan di mana pun oleh para nazhir.
“Pelatihan e-reporting untuk nazhir ini agar laporan pengelolaan harta benda wakaf bisa diketahui jumlah dan nilainya serta mudah diakses masyarakat,” paparnya,
Divisi Humas Sosilaisasi dan Publikasi BWI, Dede Hadi Sumarno menambahkan, selain meningkatkan kemampunan nazhir dalam pengelolaan wakaf, pelatihan sertifikasi dan e-reporting ini juga sebagai pembinaan nazhir yang terdaftar di BWI. harapannya penglolaan wakaf semakin profesional dan haslnya meningkat serta semakin baik.
“Selain akan memperkuat kepercayaan publik juga diharapkan pencatatan akan lebih baik, proses dokumentasi akan lebih valid dan mempermudah pertanggungjawabkan keungan,” terangnya. Baca juga: Wapres: Perlu Teknologi Digital dan SDM Kompeten untuk Kelola Wakaf
Menurutnya, tugas nashir adalah memberikan laporan penerimaan dan pengelolaan harta benda wakaf serta laporan penyaluran manfaat wakaf kepada BWI. Guna memudahkan nazhir dalam menyampaikan laporan, BWI membuat aplikasi e-reporting berbasis web yang bisa diakses kapan pun dan di mana pun oleh para nazhir.
“Pelatihan e-reporting untuk nazhir ini agar laporan pengelolaan harta benda wakaf bisa diketahui jumlah dan nilainya serta mudah diakses masyarakat,” paparnya,
Divisi Humas Sosilaisasi dan Publikasi BWI, Dede Hadi Sumarno menambahkan, selain meningkatkan kemampunan nazhir dalam pengelolaan wakaf, pelatihan sertifikasi dan e-reporting ini juga sebagai pembinaan nazhir yang terdaftar di BWI. harapannya penglolaan wakaf semakin profesional dan haslnya meningkat serta semakin baik.
(don)
Lihat Juga :