Hadapi Cuaca Ekstrem, Wakil Wali Kota Bogor Minta Warga Waspada
Rabu, 26 Januari 2022 - 17:12 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi kalau pun terjadi cuaca ekstrem, mau itu curah hujan tinggi ataupun yang lain tidak menimbulkan banjir yang berkepanjangan," sambungnya.
Di samping itu, tambah Dedie, masyarakat juga harus berpartisipasi dalam mengemban ilmu mitigasi bencana. Paling tidak, memahami dan lebih waspada ketika potensi atau resiko bencana ini muncul.
"Harus ada pengetahuan masyarakat soal itu. Misalnya bagi mereka yang tinggal dekat dengan pohon-pohon besar yang rawan tumbang atau patah. Atau masyarakat yang tinggal di bantaran, jangan membangun bangunan yang menambah beban TPT. Mudah-mudahan masyarakat bisa lebih waspada menghadapi cuaca ekstrem ini," pinta Dedie.
Sementara itu, Kepala Stasiun Klimatologi Bogor Indra Gustari menjelaskan, kejadian curah hujan dengan intensitas lebat, sangat lebat, hingga ekstrem disertai kilat petir dan angin kencang masih berpotensi tinggi di seluruh wilayah Jawa Barat sampai Maret 2022. Khususnya selatan, tengah, dan utara Jawa Barat.
Di samping itu, tambah Dedie, masyarakat juga harus berpartisipasi dalam mengemban ilmu mitigasi bencana. Paling tidak, memahami dan lebih waspada ketika potensi atau resiko bencana ini muncul.
"Harus ada pengetahuan masyarakat soal itu. Misalnya bagi mereka yang tinggal dekat dengan pohon-pohon besar yang rawan tumbang atau patah. Atau masyarakat yang tinggal di bantaran, jangan membangun bangunan yang menambah beban TPT. Mudah-mudahan masyarakat bisa lebih waspada menghadapi cuaca ekstrem ini," pinta Dedie.
Sementara itu, Kepala Stasiun Klimatologi Bogor Indra Gustari menjelaskan, kejadian curah hujan dengan intensitas lebat, sangat lebat, hingga ekstrem disertai kilat petir dan angin kencang masih berpotensi tinggi di seluruh wilayah Jawa Barat sampai Maret 2022. Khususnya selatan, tengah, dan utara Jawa Barat.
Lihat Juga :