Hipmi Sulsel Ikut Kecam Pernyataan Edy Mulyadi Terkait Kalimantan

Selasa, 25 Januari 2022 - 14:15 WIB
loading...
Hipmi Sulsel Ikut Kecam...
Pelantikan Pengurus Hipmi periode 2020-2023 beberapa waktu lalu. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Ketua BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Sulawesi Selatan, A Rahmat Manggabarani ikut merespons pernyataan Edy Mulyadi yang diduga menghina masyarakat Kalimantan. Kecaman ikut dilayangkan.

“Terlepas dari pro-kontra yang terjadi di masyarakat, BPD Hipmi Sulsel mengecam segala bentuk tindakan yang tidak mendukung program pemerintah dalam rangka pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia,” tegas dia dalam keterangan yang diterima SINDOnews, Selasa (25/1/2022).

Baca juga:Edy Mulyadi Hina Kalimantan, Masyarakat Adat Dayak Gelar Ritual Potong Babi dan Ayam

Menurutnya, pembentukan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ke Kalimantan Timur adalah salah satu program peningkatan struktur ekonomi Indonesia, agar setiap provinsi meningkatkan kontribusi dalam menyumbang produk domestik bruto (PDB).

Dia pun menyampaikan dukungan penuh terhadap keputusan Presiden Joko Widodo dalam rangka pembentukan dan pemindahan IKN ke Kalimantan, pusat perekonomian di Jakarta, dan pusat pemerintahan di IKN Nusantara.

Baca juga:Dianggap Menghina Prabowo, Edy Mulyadi Dilaporkan Partai Gerindra ke Polda Jatim

Sehingga, kata dia, beban Jakarta lebih ringan dan tentu pemindahan ibu kota negara ini akan membuat pergerakan ekonomi yang sangat masif.

“Kami kira baiknya tidak ada statement rasis yang bisa memecah belah persatuan bangsa. Kami minta yang bersangkutan segera meminta maaf kepada seluruh warga Kalimantan dan seluruh Bangsa Indonesia” tambahnya.

Ujaran kebencian untuk menghasut dan menyulut kebencian telah diatur pada Undang-Undang No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Undang-Undang No 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, serta tindakan ketika ujaran kebencian telah menyebabkan terjadinya konflik sosial.

Baca juga:Legislator PDIP Minta Polisi Segera Memproses Hukum Edy Mulyadi

Sekadar diketahui, jagat media sosial beberapa hari belakangan diramaikan dengan pernyataan Edy Mulyadi yang mengkritik rencana pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan. Dalam video yang viral di media sosial itu Edy Mulyadi menyebutkan "Kalimantan Tempat Jin Buang Anak”.

Video pernyataan Edy Mulyadi berdurasi 58 detik diketahui diunggah akun Twitter @RiuRizki Utomo_ menggegerkan dan viral di media sosial.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
Caketum HIPMI Reynaldo:...
Caketum HIPMI Reynaldo: Pariwisata Penggerak Ekonomi Nasional
Debat Perdana, Reynaldo...
Debat Perdana, Reynaldo Ajak Kader HIPMI Bantu Pemerintah Wujudkan Ekonomi 8%
HIPMI Jakbar Perkuat...
HIPMI Jakbar Perkuat Peran Pengusaha Muda dalam Pembangunan Ekonomi Daerah
HIPMI Jakarta Timur...
HIPMI Jakarta Timur Siap Sambut Jakarta Kota Global
HIPMI Jakbar Dilantik,...
HIPMI Jakbar Dilantik, Alvin Reynaldi Targetkan Program Nyata untuk Ekonomi Lokal
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Prabowo Ngaku Cocok...
Prabowo Ngaku Cocok dengan HIPMI: Kelakuannya Sudah Saya Kenal Semuanya
Bahlil Izin Panggil...
Bahlil Izin Panggil Kanda ke Prabowo: Supaya Olahannya Cepat Masuk
Rekomendasi
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
KPK Telusuri Pembelian...
KPK Telusuri Pembelian Aset Fadia Arafiq saat Jabat Bupati Pekalongan
Berita Terkini
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
Infografis
Menhan Australia Telepon...
Menhan Australia Telepon Menteri Sjafrie Terkait Rumor Pangkalan Militer Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved