Warga Keluhkan Prosedur Karantina di Rusun Nagrak: Tak Ada Informasi Hasil Swab, Langsung Dibawa
Senin, 24 Januari 2022 - 19:10 WIB
loading...
A
A
A
“Jadi aku mau mempertanyakan, apakah peraturan pemerintah seperti itu? Karena itu bikin kita stres,” tambahnya.
Baca juga: Pasien Covid-19 Dirawat di Rusun Pasar Rumput Tersisa 466 Orang, Rusun Nagrak 57 Orang
N mengatakan, informasi terkait hasil swab sangat diperlukan. Sebab, para pelaku perjalanan yang melakukan karantina di Rusun Nagrak sudah dicampur. “Di sini satu ruangan bisa empat orang. Kita kan nggak tahu mana positif dan negatif, udah bersatu di situ,” ucapnya.
Untuk pemesanan makanan melalui aplikasi online juga disoroti. Di Rusun Nagrak, pengunjung tidak diperkenankan memesan makanan lewat online. “Makanan di sini cukup. Tapi kenapa kita yang belum tentu sakit (Covid-19) mau ngojek makanan itu tidak boleh, dipersulit. Tapi, di Wisma Atlet yang benar-benar sudah positif (Covid-19) boleh berinteraksi dengan mengambil makanannya sendiri ke bawah,” ujar N.
Baca juga: Pasien Covid-19 Dirawat di Rusun Pasar Rumput Tersisa 466 Orang, Rusun Nagrak 57 Orang
N mengatakan, informasi terkait hasil swab sangat diperlukan. Sebab, para pelaku perjalanan yang melakukan karantina di Rusun Nagrak sudah dicampur. “Di sini satu ruangan bisa empat orang. Kita kan nggak tahu mana positif dan negatif, udah bersatu di situ,” ucapnya.
Untuk pemesanan makanan melalui aplikasi online juga disoroti. Di Rusun Nagrak, pengunjung tidak diperkenankan memesan makanan lewat online. “Makanan di sini cukup. Tapi kenapa kita yang belum tentu sakit (Covid-19) mau ngojek makanan itu tidak boleh, dipersulit. Tapi, di Wisma Atlet yang benar-benar sudah positif (Covid-19) boleh berinteraksi dengan mengambil makanannya sendiri ke bawah,” ujar N.
(jon)
Lihat Juga :