Dewan Minta PLN Lebih Transparan Soal Keluhan Kenaikan Tagihan

Kamis, 11 Juni 2020 - 17:03 WIB
loading...
Dewan Minta PLN Lebih...
PLN Diminta transparan terkait dengan keluhan kenaikan tagihan listrik di tengah masyarakat. Foto: Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - DPRD Kota Makassar , meminta PLN lebih transparan terkait tarif listrik masyarakat yang belakangan sempat ramai diributkan karena dianggap mengalami kenaikan tagihan.

Melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama sejumlah dewan di ruang komisi D, dewan meminta PLN bisa lebih transparan ke masyarakat dengan lebih memasifkan sosialisasi. Pasalnya hingga saat ini sikap yang dianggap tak transparan tersebut justru yang kerap membuat gejolak di masyarakat.

Baca Juga: Warga yang Terlibat Ambil Paksa Jenazah PDP COVID-19 Disanksi Berat

"Ini menjadi buah bibir menjadi viral di mana kalau PLN ini tagihan ke masyarakat semakin banyak. Ada keterbatasan akses, susah dapat informasi padahal mereka butuh kejelasan," ujar Anggota Komisi D Bidang Kesra Irwan Djafar.

Legislator Nasdem ini mengatakan, bahwa kalaupun telah terkonfirmasi tidak ada kenaikan seharusnya PLN bisa bertindak cepat untuk memberikan pemahaman ke masyarakat, apalagi di tengah situasi saat ini, psikologi masyarakat sangat mudah terganggu alias sensitif.

PLN melalui RDP tersebut diketahui telah mengkonfirmasi tidak adanya kenaikan tarif, lonjakan yang terjadi ditengarai akibat penggunaan yang meningkat.

Tarif yang meningkat itu merupakan kalkulasi dari dua bulan sebelumnya yaitu pada April dan Mei dimana pihak PLN menggunakan sistem taksasi.

Kenaikan ditengarai akibat adanya kenaikan penggunaan yang sedikit tiap bulannya, alhasil ketika diakumulasi secara keseluruhan justru terlihat membengkak.

Baca Juga: Banyak Keluhan Tagihan Listrik, PLN Tegaskan TDL Tak Naik

Meski menekankan tidak ada kenaikan tarif, Irwan menjelaskan bahwa semestinya PLN bisa melihat hal ini berpotensi dapat bergejolak di masyarakat sehingga penting seefisien mungkin informasi seperti ini dapat sampai ke mereka agar rasa penasaran mereka dapat terjawab.

"Perlu ada tranparansi untuk masyarakat mengadu, perlu ada respon cepat, dengan komunikasi kita bisa berikan edukasi ke masyarakat," katanya.

Wakil Ketua DPRD Kota Makassar Andi Nurhaldin yang sempat menghadiri RDP, tersebut juga menjelaskan pentingnya pemberian informasi yang cepat ke masyarakat, apalagi PLN memiliki metode sendiri dalam melakukan kalkulasi.

"Jadi kita minta kalau memang tidak ada kenaikan PLN lakukan demonstrasi penghitungannya ke masyarakat biar masyarakat tahu," katanya.

Sementara itu PLN Sulselbar menjelaskan, bahwa upaya ini telah dilakukan oleh pihaknya, dia mengkui memang ada beban yang terjadi pada Call Centre 123 yang disediakan pihaknya namun hal ini telah diantisipasi dengan membuka sejumlah posko aduan di beberapa tempat.

Tercatat sebanyak 2.200 aduan yang telah masuk ke pihaknya, sebagian dari mereka dianggap bisa menerima setelah diberikan penjelasan, sisanya yang merasa keberatan diberi keringanan dengan pembayaran cicilan selama tiga bulan.

"Disiapkan posko pengaduan mulai tiga hari ini, cukup banyak yang mengadu terhadap masalah ini sampai tanggal 9 ada 2200 pelanggan yang dilayani," ujar Senior Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan UIW Sulselbar Sudirman.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
11 Orang Ditetapkan...
11 Orang Ditetapkan Tersangka Pembakaran dan Penjarahan Gedung DPRD Makassar dan Sulsel
Deretan Bangkai Mobil...
Deretan Bangkai Mobil di Halaman Gedung DPRD Makassar setelah Diamuk Massa
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
DPRD Tetapkan Munafri-Aliyah...
DPRD Tetapkan Munafri-Aliyah Jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar
50 Anggota DPRD Makassar...
50 Anggota DPRD Makassar Resmi Dilantik, 26 Wajah Baru
PLN Operasikan Tegangan...
PLN Operasikan Tegangan Baru, Bandung Dapat Tambahan Suplai 500 Kv
Jadi Pemateri Sosialsasi...
Jadi Pemateri Sosialsasi Perda, Humas UNM Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Cerita Bupati Luwu Utara...
Cerita Bupati Luwu Utara Soal Ragam Manfaat Kompor Induksi
Resmikan Rumah Ngaji...
Resmikan Rumah Ngaji Rappokaling, Begini Harapan Ketua DPRD Makassar
Rekomendasi
Temui Warga Mangkang,...
Temui Warga Mangkang, Wali Kota Agustina Intervensi Sektor Kesehatan, Hunian, hingga Pengairan
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
Tinjau Tambak Lorok,...
Tinjau Tambak Lorok, Wali Kota Agustina Siapkan Penanganan untuk Kurangi Dampak Rob
Berita Terkini
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
Pengamat: Blackout Sumatera...
Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Iran vs Israel, Siapa Lebih Unggul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved