Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk Pengangkut Semen, Korban Terseret 13 Meter
Jum'at, 21 Januari 2022 - 19:51 WIB
loading...
Truk pengangkut semen curah yang menabrak pengendara motor di Makassar ditahan petugas kepolisian lalu lintas, Jumat (21/1/2022). Foto: SINDOnews/Muchtamir Zaide
A
A
A
MAKASSAR - Wanita bernama Syamsiana, 59 tahun tewas setelah motor yang kendarainya tertabrak truk pengangkut semen di Jalan Inpeksi PAM, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Jumat (21/1) sekira pukul 11.30 Wita.
Kasat Lantas Polrestabes Makassar , AKBP Andi Kumara menjelaskan, korban terpental dan terseret sejauh 13 meter usai tertabrak truk molen yang dikemudikan oleh lelaki bernama Adam Ansar (34).
Baca juga:Bus Angkutan Umum Tabrak Pikap di Jalinsum Pematangsiantar-Medan, 6 Orang Terluka
"Karena dari olah TKP ditemukan bekas seretan di aspal kurang lebih 13 meter. Korban meninggal di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar dengan luka robek pada betis kanan. Saat dievakuasi korban masih hidup," ucapnya di lokasi.
Dia menerangkan, pengemudi truk sepuluh roda itu mengaku tak sadar telah menabrak. Adam, kata Kumara baru mengetahui bahwa telah menabrak ibu rumah tangga tersebut, ketika diberitahu pengendara lain.
"Dan pengakuan itu kita akan dalami di penyelidikan. Kecepatan tadi menurut pengakuan sopir kurang lebih 20 Km per jam. Tadi tanpa muatan semen curah dalam kondisi kosong molennya," papar Kumara.
Baca juga:Korban Tabrakan Simpang Rapak Berserakan di Tengah Jalan Ini Penampakannya
Perwira Polri dua bunga ini bilang, pihaknya masih mendalami penyebab pasti kecelakaan yang menewaskan wanita yang berdomisili di Jalan Bromo Bukit Baruga, Kelurahan Antang itu.
Kumara menyebut, bakal mendatangkan ahli untuk dilibatkan dalam penyelidikan. "Mungkin mekanik biar nanti diteliti lebih dalam untuk penyebab pastinya. Tadi kita sudah cek, normal saja keadaan sopirnya," katanya.
Lulusan Akademi Kepolisian tahun 2002 ini menyampaikan, pihaknya sudah mengamankan sepeda motor korban merek Honda Blade bernomor polisi DD 2717 IP dan truk bernomor polisi DD 8123 RV merek Nissan di Pos Lakalantas Toddopuli, Kecamatan Panakkukang.
Baca juga:Sejumlah Pengendara Motor Berjatuhan di Underpass Stasiun Pasar Senen
Kumara mengimbau kepada seluruh sopir atau pemilik truk agar lebih sering mengecek kendaraanya mulai dari pengereman sampai mesin. Dia bilang sebaiknya dilakukan pengecekan setiap hari.
"Kalau sopirnya tadi bilang seminggu sekali dicek, kami harap setiap hari. Artinya sebelum jalan harus dipastikan kendaraannya itu untuk keselamatan bersama baik sopir maupun pengendara lain," tukasnya.
Kasat Lantas Polrestabes Makassar , AKBP Andi Kumara menjelaskan, korban terpental dan terseret sejauh 13 meter usai tertabrak truk molen yang dikemudikan oleh lelaki bernama Adam Ansar (34).
Baca juga:Bus Angkutan Umum Tabrak Pikap di Jalinsum Pematangsiantar-Medan, 6 Orang Terluka
"Karena dari olah TKP ditemukan bekas seretan di aspal kurang lebih 13 meter. Korban meninggal di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar dengan luka robek pada betis kanan. Saat dievakuasi korban masih hidup," ucapnya di lokasi.
Dia menerangkan, pengemudi truk sepuluh roda itu mengaku tak sadar telah menabrak. Adam, kata Kumara baru mengetahui bahwa telah menabrak ibu rumah tangga tersebut, ketika diberitahu pengendara lain.
"Dan pengakuan itu kita akan dalami di penyelidikan. Kecepatan tadi menurut pengakuan sopir kurang lebih 20 Km per jam. Tadi tanpa muatan semen curah dalam kondisi kosong molennya," papar Kumara.
Baca juga:Korban Tabrakan Simpang Rapak Berserakan di Tengah Jalan Ini Penampakannya
Perwira Polri dua bunga ini bilang, pihaknya masih mendalami penyebab pasti kecelakaan yang menewaskan wanita yang berdomisili di Jalan Bromo Bukit Baruga, Kelurahan Antang itu.
Kumara menyebut, bakal mendatangkan ahli untuk dilibatkan dalam penyelidikan. "Mungkin mekanik biar nanti diteliti lebih dalam untuk penyebab pastinya. Tadi kita sudah cek, normal saja keadaan sopirnya," katanya.
Lulusan Akademi Kepolisian tahun 2002 ini menyampaikan, pihaknya sudah mengamankan sepeda motor korban merek Honda Blade bernomor polisi DD 2717 IP dan truk bernomor polisi DD 8123 RV merek Nissan di Pos Lakalantas Toddopuli, Kecamatan Panakkukang.
Baca juga:Sejumlah Pengendara Motor Berjatuhan di Underpass Stasiun Pasar Senen
Kumara mengimbau kepada seluruh sopir atau pemilik truk agar lebih sering mengecek kendaraanya mulai dari pengereman sampai mesin. Dia bilang sebaiknya dilakukan pengecekan setiap hari.
"Kalau sopirnya tadi bilang seminggu sekali dicek, kami harap setiap hari. Artinya sebelum jalan harus dipastikan kendaraannya itu untuk keselamatan bersama baik sopir maupun pengendara lain," tukasnya.
(luq)
Lihat Juga :