Nasdem Buka Posko Pengaduan Bagi Korban Kekerasan Seksual

Senin, 17 Januari 2022 - 23:21 WIB
loading...
Nasdem Buka Posko Pengaduan...
Pengurus DPW Partai Nasdem Sulsel dalam sebuah agenda rapat. Foto: Humas Nasdem Sulsel
A A A
MAKASSAR - Partai Nasdem membuka Posko Pengaduan Kekerasan Seksual di seluruh Indonesia. Posko ini merupakan inisiatif Ketua DPP Bidang Perempuan dan Anak Nasdem, Amelia Anggraini.

Pembukaan posko ini dilatarbelakangi jumlah korban kekerasan seksual yang terus meningkat. Berdasarkan data milik KemenPPPA, kekerasan pada anak di 2019 terjadi sebanyak 11.057 kasus, 11.279 kasus pada 2020, dan 12.566 kasus hingga data November 2021.

Baca juga:HUT MKGR di Makassar Dinilai Cara Golkar Kejar Pergerakan Nasdem

Sementara pada kasus kekerasan yang dialami perempuan, dalam tiga tahun terakhir menurut data KemenPPPA, ada 26.200 kasus. Jumlah itu terkuak karena adanya laporan dari korban atau orang sekitarnya.

Namun permasalahannya, angka kekerasan seksual yang belum terlapor jumlahnya diprediksi lebih besar ketimbang yang sudah muncul ke permukaan.

" Kekerasan seksual yang tidak terlapor tidak bisa dianggap remeh, oleh karenanya kami membuat Posko Pengaduan Kekerasan Seksual di seluruh Indonesia. Saat launching, semua elemen internal partai seluruh Indonesia akan ikut serta secara virtual," kata Amel dalam keterangan tertulisnya kepada SINDOnews, Senin (17/1/2022).

Amelia menuturkan, rencananya peluncuran posko bakal dilaksanakan secara simbolis pada Selasa 18 Januari 2022 di Kantor DPW Partai Nasdem DKI Jakarta. Upaya ini dilakukan karena Nasdem ingin all out dalam upaya penghapusan kekerasan seksual yang terjadi di Indonesia.

Baca juga:Garnita Malahayati jadi Mesin Baru Nasdem di Takalar untuk 2024

Anggota DPR periode 2014-2019 itu menjelaskan, Posko Pengaduan Kekerasan Seksual akan ada di setiap Kantor DPW Partai Nasdem di masing-masing provinsi.

Program ini, lanjut Amel, merupakan kerja kolaborasi antara elemen internal seperti badan Advokasi Hukum Partai NasDem (BAHU), Garda Wanita Malahayati (Garnita), DPW seluruh Indonesia, dan dari pihak eksternal yakni Rumah Aman.

"Ini adalah kerja kolaborasi antara internal dan eksternal Partai Nasdem . Karena sejatinya untuk memerangi kekerasan seksual harus dilakukan secara bersama-sama," ujar Amelia.

Caranya masyarakat bisa langsung datang ke posko untuk mendapatkan layanan pendampingan hukum, konsultasi, serta layanan recovery mental jangka pendek. Lalu, bagaimana dengan data pelapor?

Baca juga:Syahar Antar Langsung Hadiah Pemenang Rumah Gebyar E-KTA Nasdem Sulsel

Politisi asal Bengkulu ini menjamin kerahasiaan data dari setiap pengadu.Jaminan tersebut, menurut Amel agar penyintas merasa aman untuk mengadukan kasus kekerasan seksual yang telah dialami.

"Menceritakan kejadian yang traumatis itu perlu kita akui sangat sulit, terlebih stigma negatif akan menjadi cap seumur hidup bagi korban kekerasan seksual . Oleh karenanya, kita akan jamin kerahasiaan data dari para pengadu di setiap posko," bebernya.

Amelia berharap, penyintas kekerasan seksual dapat berani untuk bicara. Karena menurutnya dengan cara itu, masyarakat akan mengetahui betapa mengerikannya angka dan dampak dari kekerasan seksual .

“Posko Pengaduan Kekerasan Seksual ini diharapkan dapat menjawab problem kekerasan seksual di berbagai daerah. Secara politis juga, Nasdem konsisten berjuang di DPR," tegas Amel.

Baca juga:Ingin Menang Pemilu 2024, Nasdem Sulsel Target 1 Juta Kader Tahun Ini

Wakil Ketua DPW Nasdem Sulsel Bidang Media, Mustaqim Musma menambahkan pihaknya juga segera menindaklanjuti Posko Pengaduan Kekerasan Seksual . Ia menargetkan dalam waktu dekat, sudah terbentuk.

"Kami di DPW Partai Nasdem Sulsel juga akan segera membentuk Posko Pengaduan Kekerasan Seksual dalam waktu dekat. Malam ini, pengurus sudah melakukan rapat pembentukan poskonya," tambah Taqim.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pimpinan Padepokan Padang...
Pimpinan Padepokan Padang Ati Diciduk Polisi terkait Kasus Pencabulan, 350 Santri Dipulangkan
LPSK Telusuri Jumlah...
LPSK Telusuri Jumlah Pasti Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Pati
Dampingi Korban Kekerasan...
Dampingi Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo Pati, Eva Monalisa: Kami Kawal Sampai Tuntas!
Tersangka sejak 2025,...
Tersangka sejak 2025, Polisi Intensifkan Buru DPO Kekerasan Seksual di Jakut
Modus Kiai Ponpes Pati...
Modus Kiai Ponpes Pati Cabuli Santriwati Terungkap: Dalih Hilangkan Penyakit hingga Kekerasan
Kasus Kekerasan Seksual...
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, Selly Ingatkan Menghalangi Penyidikan Bisa Dipenjara 5 Tahun
UI Jatuhkan Sanksi Kasus...
UI Jatuhkan Sanksi Kasus KSBE di Fakultas Hukum, 15 Terlapor Terbukti Melanggar
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
PBB Masukkan Israel...
PBB Masukkan Israel dalam Daftar Hitam Kekerasan Seksual, Zionis Bekukan Hubungan dengan Guterres
Rekomendasi
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
MBG Perlu Dilanjutkan...
MBG Perlu Dilanjutkan dengan Evaluasi, Perbaikan Tata Kelola, dan Efisiensi Anggaran
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Berita Terkini
Gulkarmat Jakarta Evakuasi...
Gulkarmat Jakarta Evakuasi 26 Penumpang Kapal di Perairan Kepulauan Seribu
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
Sejumlah GOR di Jakarta...
Sejumlah GOR di Jakarta Disiapkan untuk Warga Nobar Piala Dunia 2026
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
Alasan TNI Kerahkan...
Alasan TNI Kerahkan Prajurit saat Aksi Mahasiswa di Jakpus: Permintaan Membantu
Berawal dari Pesanan...
Berawal dari Pesanan Kerabat, Tas Serat Alam Mlatiwangi Sukses Mendunia Bersama LinkUMKM BRI
Infografis
Profil 10 Pahlawan Nasional...
Profil 10 Pahlawan Nasional Tahun 2025 dan Jasanya bagi Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved