Kim Jong-un Jengkel, AS Ikut Campur Urusan Korut-Korsel

Kamis, 11 Juni 2020 - 10:07 WIB
loading...
A A A
"Amerika Serikat harus menahan lidah dan mengatasi masalah dalam negerinya sendiri kecuali jika ia ingin 'mengalami perawatan rambut'," katanya. "Akan lebih baik tidak hanya untuk kepentingan AS, tetapi juga untuk memudahkan pemilihan presiden mendatang."

James Kim, seorang peneliti di Institut Asan untuk Studi Kebijakan di Seoul, mengatakan tidak jelas apa yang akan dilakukan Korea Utara untuk mengganggu pemilihan presiden AS November mendatang atau menyebabkan masalah bagi kampanye Presiden AS Donald Trump, "Jika ada, ada kemungkinan provokasi," ujarnya, seperti dikutip Reuters.

Setelah serangkaian pertemuan puncak bersejarah pada tahun 2018 dan 2019 antara Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, ada sedikit kemajuan yang telah dibuat dalam membongkar program senjata nuklir Korea Utara. Namun, Pyongyang telah menyatakan semakin frustrasi dengan penolakan Washington untuk mengurangi sanksi yang dijatuhkan pada Pyongyang.

Seperti diberitakan sebelumnya, Korea Utara memutuskan seluruh jalur komunikasi dengan Korea Selatan. Pyongyang beranggapan Seoul tidak beritikad baik dengan tidak menghentikan para pembelot Korea Utara dalam menerbangkan selebaran dan bahan-bahan propaganda lainnya ke wilayah Korea Utara.

Pada hari Rabu, Korea Selatan mengatakan akan mengambil tindakan hukum terhadap dua organisasi yang melakukan operasi tersebut.
(zai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Amerika Serikat...
Pilot Amerika Serikat Korban Serangan KKB di Yahukimo Diduga Tewas Ditembak Jarak Dekat
Momen Menegangkan Pasukan...
Momen Menegangkan Pasukan TNI Evakuasi Jenazah Pilot AS yang Ditembak OPM di Yahukimo
Warga Negara Korsel...
Warga Negara Korsel Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Bekasi, Diduga Dibunuh
Imigrasi Tangkap Warga...
Imigrasi Tangkap Warga Negara Amerika Serikat Buronan Kasus Pembunuhan di South Carolina
Warga Negara Amerika...
Warga Negara Amerika Pelaku Pembunuhan dalam Koper Dideportasi
Perusahaan Pemurni Air...
Perusahaan Pemurni Air dan Udara Korsel Buka Kantor Penjualan di Surabaya
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Rekomendasi
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
Berita Terkini
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
Infografis
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan...
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan Pengembangan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved