Pendidikan Karakter Menurun Disebut Jadi Penyebab Deretan Kasus Pelajar
Senin, 17 Januari 2022 - 09:02 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, apa yang terjadi belakangan ini merupakan fenomena baru. Banyak pelajar yang tidak lagi berpikir panjang dalam melakukan tindakan, khususnya di tempat-tempat umum atau ruang publik.
“Iya fenomena baru. Makanya memang perlu terkait masalah moral dan krakter. Makanya dengan kajadian ini tentu kami dari Dinas Pendidikan semakin memperkuat pendidikan karakter anak. Etika juga,” sebutnya.
Muhyiddin menyampaikan bakal menyikapi fenomena ini secara serius. Pihaknya akan segera meminta setiap sekolah melakukan asesmen terhadap masing-masing peserta didiknya. Lalu dibuatkan kurikulum baru.
“Jadi kita melihat nanti di situ berdasarkan hasil asesmen karakter anak, termasuk bakat dan kreativitas anak itu bisa dilihat. Inilah yang kita dorong,” bebernya.
Akan tetapi, Muhyiddin mengaku tetap butuh peran serta orang tua untuk menyikapi persoalan ini. Orang tua diharapkan juga terus meningkatkan kontrolnya terhadap anak-anak yang beraktivitas di luar rumah.
“Tidak apa-apa kita tanya, namanya kan kontrol. Apalagi kalau sudah di luar jam sekolah. Dan pihak sekolah nanti juga menyampaikan seperti itu. Jadi harus ada kerja sama antara orang tua dan guru,” tukasnya.
“Iya fenomena baru. Makanya memang perlu terkait masalah moral dan krakter. Makanya dengan kajadian ini tentu kami dari Dinas Pendidikan semakin memperkuat pendidikan karakter anak. Etika juga,” sebutnya.
Muhyiddin menyampaikan bakal menyikapi fenomena ini secara serius. Pihaknya akan segera meminta setiap sekolah melakukan asesmen terhadap masing-masing peserta didiknya. Lalu dibuatkan kurikulum baru.
“Jadi kita melihat nanti di situ berdasarkan hasil asesmen karakter anak, termasuk bakat dan kreativitas anak itu bisa dilihat. Inilah yang kita dorong,” bebernya.
Akan tetapi, Muhyiddin mengaku tetap butuh peran serta orang tua untuk menyikapi persoalan ini. Orang tua diharapkan juga terus meningkatkan kontrolnya terhadap anak-anak yang beraktivitas di luar rumah.
“Tidak apa-apa kita tanya, namanya kan kontrol. Apalagi kalau sudah di luar jam sekolah. Dan pihak sekolah nanti juga menyampaikan seperti itu. Jadi harus ada kerja sama antara orang tua dan guru,” tukasnya.
Lihat Juga :