Sepi Pembeli, Omzet Pedagang Pasar Induk Jatiuwung Terjun Bebas

Jum'at, 14 Januari 2022 - 01:42 WIB
loading...
Sepi Pembeli, Omzet...
Ketua Forum Pedagang Pasar Induk Jatiuwung Haji Majid. Foto/Istimewa
A A A
TANGERANG - Omzet pedagang di Pasar Induk Jatiuwung mengalami penurunan akibat dualisme yang terjadi. Sepinya pembeli memicu para pedagang Pasar Induk Jatiuwung menyuarakan aspirasinya meminta agar persoalan yang terjadi segara dituntaskan.

Ketua Forum Pedagang Pasar Induk Jatiuwung Haji Majid menegaskan, tidak ada persaingan bisnis seperti yang dilontarkansecara pedas oleh Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah beberapa waktu lalu.

”Kita tegaskan sekali lagi ini murni pergerakan dari kami pedagang kecil dan tidak ada pihak manapun yang menunggangi. Karena itu kami disini ingin meminta solusi dari pak Wali Kota,” katanya, Kamis (13/1/2022). Baca juga: Pedagang Pasar Induk Jatiuwung Adukan Nasib ke DPRD Kota Tangerang

Menurut dia, saat ini yang dibutuhkan para pedagang bertemu langsung dengan orang nomor satu di Kota Tangerang itu. Dari pertemuan itu, lanjut dia, nantinya para pedagang berharap ada solusi yang ditawarkan agar keadaan pasar tidak lagi sepi.

”Kami berharap pak Wali Kota bisa bertemu dan duduk bareng dan mendengarkan aspirasi dari kami. Sehingga ada solusi terkait permasalahan pasar induk Jatiuwung dan pasar induk Tanah Tinggi,” ujarnya.

Majid menuturkan, persoalan muncul tidak lain karena para pedagang tersebut sebelumnya banyak berdagang di pasar induk Tanah Tinggi.

Pedagang pun pindah ke pasar induk Jatiuwung karena pihaknya mendapatkan informasi bahwa pasar induk Tanah Tinggi izinnya tidak akan diperpanjang. Tapi pada kenyataanya pasar Induk Tanah Tinggi tetap beroperasi, yang berdampak pada sepinya omzet di pasar Induk Jatiuwung.

”Disini kami mohon peranan dari pak Wali Kota untuk memberikan solusi atas permasalahan ini. Karena memang yang menjadi korban kami pedagang,” tegasnya.

Sebelumnya para pedagang mengadukan nasib mereka melalui Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo. Dalam kesempatan itu Gatot mengatakan, akan segera memanggil Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah guna meminta penjelasan terkait polemik dualisme Pasar Induk ini.

”Secepatnya. Setelah ini saya dengan Komisi III juga akan rapat internal tentang langkah-langkah tahapan hearing berikutnya,” ucap Gatot.

Selain meminta penjelasan kepada Wali Kota Tangerang, pihaknya juga akan memanggil dinas-dinas terkait untuk menindaklanjuti permasalahan ini.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lengkap! Daftar SD dan...
Lengkap! Daftar SD dan SMP Swasta Gratis di Kota Tangerang untuk SPMB 2026
Pra SPMB Kota Tangerang...
Pra SPMB Kota Tangerang 2026 Dimulai Hari Ini, Cek Cara Daftar dan Syaratnya
Pansel Minta Masukan...
Pansel Minta Masukan Publik terhadap Calon Anggota KPI untuk Telusuri Rekam Jejak
Rekomendasi
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved