Tak Mampu Bayar Utang, Wanita di Tangerang Disekap dan Diancam

Rabu, 12 Januari 2022 - 19:21 WIB
loading...
Tak Mampu Bayar Utang,...
Sulistyawati (45) disekap dan diancam di rumah seseorang diduga rentenir yang berada di Ciledug Indah II, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang. Korban disekap karena tidak bisa bayar utang. Foto: MPI/Nandha Aprilianti
A A A
TANGERANG - Wanita disekap dan diancam di rumah seseorang diduga rentenir yang berada di Ciledug Indah II, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang. Sulistyawati (45) disekap karena tidak bisa bayar utang .

Awalnya korban meminjam uang Rp1 juta kepada F yakni seorang wanita yang tinggal di Ciledug Indah. "Dikasih waktu 10 hari dan mengembalikan uang senilai Rp1,3 juta,” ujar Sulis, Rabu (12/1/2022).
Baca juga: Ngutang Rp4,2 Juta, Tukang Somay Penjaringan Laporkan Pelanggan

Karena sudah lewat dari jatuh tempo, dia diminta mengembalikan uang sebesar Rp1,6 juta. Korban juga dijemput seseorang yang duga orang suruhan F. "Pas dijemput itu saya diajak oleh Ani. Bilangnya mau ada pencairan dan saya turuti. Nggak taunya saya diajak ke rumah F dan disitulah saya tidak dibolehkan pulang," tuturnya.

Dari penyekapan tersebut, dia mendapat perlakuan kurang menyenangkan di mana dia diancam dibunuh hingga dimutilasi. "Saya diancam mau dibunuh dan dimutilasi. Terus saya dikunciin di kamar nggak dikasih makan, nggak dikasih minum," kata Sulis.

Penyekapan terjadi sejak Jumat 7 Januari 2022 tepatnya pukul 15.00 WIB hingga keesokan harinya di mana dia baru bisa keluar dari rumah tersebut pada pukul 03.00 WIB.
Baca juga: Terlilit Utang, Pria di Deli Serdang Nekat Merampok Rumah Tetangganya

Dia sudah beritikad membayar Rp500 ribu dan memberikan handphone miliknya pada saat disekap. Namun, dia masih tidak boleh keluar. "Bahkan, teman saya yang kemudian membawakan uang lagi Rp500 ribu juga tidak diterima," ujarnya.

Saat kejadian berlangsung anggota Polsek Ciledug sempat mendatangi lokasi. “Setelah Kanit Reskrim datang akhirnya saya diperbolehkan keluar," ucap Sulis.

Kini Sulistyawati sudah membuat laporan terkait perlakuan yang dia terima ke Polres Metro Tangerang Kota. “Iya, sudah buat laporan. Kita siapkan undangan klarifikasi. Lihat nanti hasil klarifikasinya seperti apa,” ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Komarudin.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Utang Dunia Tembus Rekor...
Utang Dunia Tembus Rekor Gila Rp6.168 Kuadriliun! Investor Mulai Buang AS?
Purbaya Ungkap Administrasi...
Purbaya Ungkap Administrasi di Danantara Hambat Restrukturisasi Utang Whoosh
BP BUMN: KAI Tak Sanggup...
BP BUMN: KAI Tak Sanggup Menanggung Beban Utang Whoosh Sendiri
Rekomendasi
Ruben Onsu Curhat, Konflik...
Ruben Onsu Curhat, Konflik dengan Sarwendah Bikin Lelah Fisik dan Mental
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Berita Terkini
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Buka Peluang Global,...
Buka Peluang Global, BRImo Kini Hadirkan Reksa Dana USD Batavia untuk Investor
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Sejumlah Pengurus PPP...
Sejumlah Pengurus PPP Daerah Dorong Polda Metro Jaya Usut Dugaan Pemalsuan Dokumen
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved