Lamban Aktifkan Kontainer Covid-19, Camat-Lurah Terancam Dicopot

Rabu, 12 Januari 2022 - 09:58 WIB
loading...
Lamban Aktifkan Kontainer...
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Danny Pomanto mengancam akan mencopot Lurah dan Camat yang lamban mengaktifkan kontainer Covid-19 di wilayahnya masing-masing. Foto/Muchtamir Zaide
A A A
MAKASSAR - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto mengancam akan mencopot Lurah dan Camat yang lamban mengaktifkan kontainer untuk penanganan Covid-19 di wilayahnya masing-masing.

Hal itu diutarakan Danny usai menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama dengan Camat dan Lurah se-Kota Makassar di Ruang Sipakatau Lantai 2 Balai Kota Makassar, Senin (10/1/2022).

"Ketika tiga bulan, akan saya evaluasi. Kalau tidak (aktif) saya akan ganti," terang Danny.

Sebelumnya, pengaktifan kontainer di setiap kelurahan sempat disorot oleh sejumlah pihak. Karena fasilitas untuk penanganan Covid-19 tersebut tak kunjung difungsikan meski menelan anggaran fantastis.

Baca Juga: Pemanfaatan Hingga Kini Tak Optimal, Kontainer Covid-19 Disoroti Dewan

Setiap kontaines dianggarkan Rp100 juta sehingga totalnya Rp15,3 miliar untuk 153 kelurahan di Makassar.

Danny meminta kontainer tersebut segera dilengkapi oleh kelurahan. Pasalnya beberapa kelurahan sempat melaporkan kontainer tak difungsikan karena lantran masih belum dilengkapi listrik, AC higga jaringan.

"Bagaimana kontainer diisi bagaimana agar ini bisa mengaktifkan untuk pencegahan Omicron ," tegasnya.

Selain kontainer, Kelurahan dan Kecamatan juga diberikan mandat untuk menggenjot realisasi vaksinasi Covid-19 dalam tiga bulan mendatang.

Sekretaris Daerah Kota Makassar, M Ansar mengatakan sudah ada 142 kontainer dari 153 yang telah dirampungkan kelurahan. "Tapi itu harus diaktifkan, 24 jam dalam sehari," katanya.

Ansar mengaku telah meminta Camat dan Lurah untuk mengidentifikasi kekurangan kontainer yang ada di wilayah masing-masing agar bisa dibenahi.

"Jangan sampai ada kontainer yang biar listriknya nda ada, misalnya. Kita akan berpikir bagaimana caranya," tuturnya.

Baca Juga: Provinsi Sulsel Belum Dapat Kuota Vaksin Booster

Sementara 11 Kontainer yang tak kunjung rampung sejak 2021 akan kembali dibicarakan untuk anggarannya diajukan di tahun 2022 ini.

"Rata-rata beralasan (bermasalah) di pengadaannya. Ini akal-akalan, itu alasan mereka, saya bilang kalau yang lain bisa kenapa kau tidak," lanjutnya.

Dia mengaku akan menelusuri lebih lanjut seluruh kontainer yang belum dianggarkan tersebut. "Betulkah yang dia bilang itu (masalah pengadaan) jadi alasannya," tandas Anshar.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lamban Aktifkan Kontainer...
Lamban Aktifkan Kontainer Covid-19, Camat-Lurah Terancam Dicopot
Pengadaan Kontainer...
Pengadaan Kontainer Bersoal, Kelurahan Kesulitan Dapatkan Lahan
Pengadaan Kontainer...
Pengadaan Kontainer Kelurahan untuk Penanganan Covid-19 Perlu Dikaji
Rekomendasi
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
19 Menteri Bergelar...
19 Menteri Bergelar S3, Prabowo Tagih Kepintarannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved