Jelang Larangan Mudik, 44.550 Kendaraan Keluar Jakarta via Tol Jakarta Cikampek
Kamis, 23 April 2020 - 13:51 WIB
loading...
Menjelang pelarangan mudik, puluhan ribu kendaraan keluar Jakarta melalui GT Cikampek Utama.Foto/Ilustrasi/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Sehari menjelang pelaksanaan pelarangan mudik pada Jumat, 24 April 2020, Ditlantas Polda Metro Jaya mencatat ada peningkatan volume lalu lintas kendaraan keluar Ibu Kota melalui ruas Tol Jakarta-Cikampek.
Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, dua hari menjelang larangan mudik ditemukan adanyanya peningkatan volume kendaraan sebanyak 27% di Gerbang Tol Cikampek Utama, pada Selasa, 21 April dan Rabu, 22 April 2020 kemarin.
"Pada Selasa, 21 April 2020 volume kendaraan yang keluar Jakarta melalui Gerbang Tol Cikampek Utama tercatat sebanyak 18.753 kendaraan. Sementara, pada Rabu, 22 April 2020 kemarin mengalami peningkatan sekira 27 persen menjadi 25.797 kendaraan," kata Sambodo kepada wartawan Kamis (23/4/2020).
Kendati begitu, Sambodo mengaku belum dapat menyimpulkan ada atau tidaknya keterkaitan antara meningkatnya arus volume kendaraan yang keluar wilayah Jakarta dengan penerapan larangan mudik lebaran yang akan diberlakukan Jumat, 24 April 2020 besok.
Seperi diketahui, Polda Metro Jaya akan mendirikan 19 pos pengamanan terpadu dalam rangka Operasi Ketupat dan Larangan Mudik Tahun 2020. Sebanyak 19 pos pemantauan tersebut tersebar di titik-titik perbatasan wilayah Jakarta.
Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, dua hari menjelang larangan mudik ditemukan adanyanya peningkatan volume kendaraan sebanyak 27% di Gerbang Tol Cikampek Utama, pada Selasa, 21 April dan Rabu, 22 April 2020 kemarin.
"Pada Selasa, 21 April 2020 volume kendaraan yang keluar Jakarta melalui Gerbang Tol Cikampek Utama tercatat sebanyak 18.753 kendaraan. Sementara, pada Rabu, 22 April 2020 kemarin mengalami peningkatan sekira 27 persen menjadi 25.797 kendaraan," kata Sambodo kepada wartawan Kamis (23/4/2020).
Kendati begitu, Sambodo mengaku belum dapat menyimpulkan ada atau tidaknya keterkaitan antara meningkatnya arus volume kendaraan yang keluar wilayah Jakarta dengan penerapan larangan mudik lebaran yang akan diberlakukan Jumat, 24 April 2020 besok.
Seperi diketahui, Polda Metro Jaya akan mendirikan 19 pos pengamanan terpadu dalam rangka Operasi Ketupat dan Larangan Mudik Tahun 2020. Sebanyak 19 pos pemantauan tersebut tersebar di titik-titik perbatasan wilayah Jakarta.
Lihat Juga :