Tangkap Lumba-lumba di Perairan Pacitan, Puluhan ABK Diamankan

Minggu, 09 Januari 2022 - 09:37 WIB
loading...
Tangkap Lumba-lumba...
Puluhan ABK diamankan karena menangkap lumba-lumba di perairan Pacitan.Foto/Ahmad Subekhi
A A A
PACITAN - Sebuah tayangan video penangkapan ikan lumba-lumba di perairan Pacitan, Jawa Timur, viral di media sosial. Pasca beredarnya video tersebut, polisi dan TNI memburu kapal yang digunakan untuk menangkap ikan tersebut. Kapal digeledah dan 23 anak buah kapal (ABK) diamankan.

Dengan menggunakan perahu, petugas gabungan Polres Pacitan, Polairud dan TNI memburu kapal yang diduga menangkap ikan lumba-lumba di perairan Pacitan. Dengan mudah polisi berhasil menemukan kapal yang hendak merapat ke dermaga Tamperan Pacitan.

Baca juga: KH Miftachul Akhyar Siap Mundur dari Ketua Umum MUI

Petugas pun melakukan penggeledahan di lambung kapal. Semua ABK dimintai keterangan. Penghadapan dan penggeledahan ini dilakukan setelah beredar video amatir penangkapan ikan lumba-lumba di perairan Pacitan.

Video berdurasi 14 detik tersebut tampak sejumlah lumba-lumba mati di atas kapal. Bahkan tampak sejumlah bagian tubuh lumba-lumba telah terpotong.

Setelah diamankan polisi, para ABK mengaku peristiwa terjadi pada Kamis pagi (6/1/2022). Mereka menyangkap menangkap lumba-lumba. Mereka berdalih jaring ikan tanpa sengaja mengenai ikan lumba-lumba dan terperangkap jaring.

Baca juga: DPRD Jatim Minta Kemenhub Buka Jalur Pelayaran NTT

"Semua ikan lumba-lumba dinaikkan bersama ikan lainnya, namun ikan lumba-lumba dilepas lagi," kata seorang ABK, Aris Nugroho.



Meski mengelak, namun polisi tetap melakukan pemeriksaan terhadap ABK. Semuanya diamankan untuk dimintai keterangan. "Sampai saat ini, sebanyak 23 masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Pacitan," terang Kapolsek Pacitan, AKP Sugeng Rusli.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beredar Video Utuh UIN...
Beredar Video Utuh UIN Jakarta Visit ke Triguna dan SDIP, Kuasa Hukum: Meluruskan Informasi
Kisah Desa Temon Pacitan,...
Kisah Desa Temon Pacitan, dari Penderes Lokal ke Pasar Global
Ciputra Hospital CitraRaya...
Ciputra Hospital CitraRaya Klarifikasi Video Viral dan Tolak Pasien BPJS Kesehatan
Gempa M6,4 Guncang Kabupaten...
Gempa M6,4 Guncang Kabupaten Pacitan, 3 Provinsi Terdampak dan 40 Orang Luka
Gempa M6,4 Pacitan Akibatkan...
Gempa M6,4 Pacitan Akibatkan Kerusakan Bangunan di Beberapa Lokasi
Gempa M6,4 Guncang Pacitan...
Gempa M6,4 Guncang Pacitan Jumat Dini Hari, Ini Analisis BMKG
Pernyataan Amien Rais...
Pernyataan Amien Rais di-Take Down, Meutya Hafid: Kewenangan Komdigi, soal Gugatan Itu Tak Benar
Bukan Kebebasan Berpendapat,...
Bukan Kebebasan Berpendapat, Pigai: Pernyataan Amien Rais Diduga Pelanggaran HAM
Ibunda ABK Asal Medan...
Ibunda ABK Asal Medan Menangis Minta Prabowo Bebaskan Anaknya dari Hukuman Mati
Rekomendasi
Selama 90 Menit di Los...
Selama 90 Menit di Los Angeles, Iran Akhirnya Rasakan Euforia Piala Dunia 2026
Pratama Arhan Gandeng...
Pratama Arhan Gandeng Inka di Pernikahan Jennifer Coppen, Azizah Salsha Hadir Sendiri
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Berita Terkini
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Sejumlah Bangunan Rusak...
Sejumlah Bangunan Rusak Akibat Gempa M 6,7 Palu
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Gempa Besar M6,7 Guncang...
Gempa Besar M6,7 Guncang Palu, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif
Pendaftaran Kartu Huma...
Pendaftaran Kartu Huma Betang Sejahtera Kini Berbasis Digital, Masyarakat Kalteng Bisa Daftar Melalui humabetang.id
Jalani Pendataan Perdana...
Jalani Pendataan Perdana Sensus Ekonomi 2026, Bupati Bogor Imbau Masyarakat Berikan Data Akurat
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved