alexametrics

Pintu Masuk ke Manado Diperketat, Kendaraan Antre

loading...
Pintu Masuk ke Manado Diperketat, Kendaraan Antre
Kemacetan kendaraan yang hendak masuk ke Kota Manado terjadi di hari pertama pemberlakuan pembatasan dan pengendalian pergerakan orang dan barang di 16 titik check point. Foto/SINDOnews/Cahya Sumirat
A+ A-
MANADO - Kemacetan kendaraan yang hendak masuk ke Kota Manado terjadi di hari pertama pemberlakuan pembatasan dan pengendalian pergerakan orang dan barang yang menggunakan moda transportasi.

Dari pantauan di beberapa pos penjagaan yang telah ditetapkan di setiap perbatasan masuk Kota Manado tampak kendaraan masih mengular karena pemeriksaan membutuhkan waktu. (Baca juga: Mulai Hari Ini Masuk Manado Harus Bawa Surat Perjalanan)
Pintu Masuk ke Manado Diperketat, Kendaraan Antre

Antrean kendaraan salah satunya disebabkan karena pengendara belum mempersiapkan kelengkapan berkas yang akan diperiksa petugas pos. (Baca juga: Siswa SMP Dibacok Penjaga Sekolah saat Ambil Raport)

Tahapannya sendiri petugas menanyakan kelengkapan surat keterangan perjalanan dari instansi terkait. Setelah lolos, kendaraan dipersilahkan maju kemudian petugas selanjutnya memeriksa suhu tubuh setiap orang yang ada di kendaraan sambil memeriksa jumlah penumpang serta penggunaan masker.



"Petugasnya cukup banyak sih, tapi sedikit lama hanya di pemeriksaan keterangan perjalanan karena harus diperiksa dan dicap," kata Fatmawati, warga yang tinggal di Kabupaten Minahasa Utara tujuan ke Manado, Rabu (10/6/2020).

Diketahui gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 menyiapkan 16 titik check point dalam pembatasan pergerakan orang dan barang dengan moda transportasi.

Aturannya, setiap orang yang memasuki Kota Manado wajib menggunakan masker, suhu tubuh kurang dari atau sama dengan 38 derajat, kapasitas tempat duduk kendaraan mobil 50%, dan membawa serta menunjukkan surat keterangan perjalanan dari instansi terkait.

Juru Bicara Gugus Tugas, Sanil Marentek mengakui jika di hari pertama masih terjadi kemacetan antrean kendaraan di pos pemeriksaan. "Saya atas nama Pemerintah mohon maaf di hari pertama masih terjadi kemacetan. Meski kita sudah sosialisasi beberapa hari tapi masih banyak juga masyarakat yang belum dapat informasi soal adanya kebijakan tersebut. Pemerintah kota akan mengevaluasi terus karena tujuan kami bukan untuk membuat tidak nyaman tapi tolong mengerti ini merpakan salah satu aksi atau tindakan kita untuk mempercepat penanganan COVID-19," katanya.
(shf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak