Geger! Petani Keramba di Lhokseumawe Ajukan Suntik Mati ke Pengadilan

Jum'at, 07 Januari 2022 - 06:19 WIB
loading...
Geger! Petani Keramba...
Nazarudin salah seorang petani keramba bersama kuasa hukumnya usai melayangkan surat permohonan suntik mati kepada PN Lhokseumawe, Kamis ((6/1/2022). Foto: MPI/M Jafar
A A A
LHOKSEUMAWE - Ratusan petani keramba di Wadu Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe , Aceh yang kehilangan mata pencaharian, mengajukan suntik mati ke Pengadilan Negeri (PN) Lhokseumawe setelah lahan usahanya digusur.

Nazarudin Razali ,58, warga Desa Pusong, Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe selaku petani keramba melayangkan surat permohonan suntik mati kepada PN Lhokseumawe, Kamis (6/1/2022).

Baca juga: Penampakan Ikan Raksasa saat Banjir Hebohkan Warga Lhokseumawe

Permohonan suntik mati dlikukan melalui aplikasi online ke pihak pengadilan, proses eksekusi disaksikan oleh Wali Kota Lhokseumawe beserrta Camat dan Danramil setempat berlokasi di rumah sakit Kesrem TNI AD Lhokseumawe.



Aksi petrani keramba pesisir Selat Malaka ini mendapat perhatiaan berbagai kalangan masyarakat di Aceh, sesuai surat yang ditandatangani oleh wali kota Lhokseumawe tertanggal 26 Oktober 2021 berisikan penertiban Waduk Pusong dan mengembalikan fungsinya sebagai lokasi pengampungan limbah Kota Lhokseumawe dan melarang masyarakat guna melakukan aktivitas budidaya ikan.

“Sikap pemerintah seperti membunuh petani keramba secara pelan-pelan dengan melakukan penggusuran usaha keramba yang telah dilakukan puluhan tahun di lingkungan waduk,” kata Nazaruddin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Transfer Pengetahuan,...
Transfer Pengetahuan, AA Kadu Bagikan Tips Memilih Bibit Durian Berkualitas
Jelang Musda Partai...
Jelang Musda Partai Demokrat Aceh, Nurdiansyah Alasta Dapat Dukungan dari Mualem
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
Gerakan Solidaritas...
Gerakan Solidaritas BEM UI untuk Bencana Aceh
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Bulog Serap 3,4 Juta...
Bulog Serap 3,4 Juta Ton Beras Petani, Setara 85% dari Target Nasional
Lesbumi PBNU Serahkan...
Lesbumi PBNU Serahkan Petisi Penolakan Aturan Turunan PP 28/2024 kepada Kementerian Kesehatan
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
Rekomendasi
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Ruben Onsu Siap Hadiri...
Ruben Onsu Siap Hadiri Mediasi Hak Asuh Anak dengan Sarwendah yang Digelar Besok
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Berita Terkini
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved