Asal Mula Rusa di Istana Bogor yang Sudah Ada sejak 1814
Kamis, 06 Januari 2022 - 18:24 WIB
loading...
A
A
A
Masalah timbul bila bayi rusa tersebut diganggu oleh hewan pemangsa, seperti biawak, musang, atau binatang pengerat. Induk rusa tidak dapat lagi mengenali bayi rusanya dikarenakan bau tubuhnya telah berubah seperti bau tubuh hewan pemangsa yang berusaha memakannya.
Baca juga: Jokowi Pilih Istana Bogor untuk Menghabiskan Malam Tahun Baru 2022
Hingga akhirnya, bayi rusa tersebut ditinggalkan oleh induknya. Hal ini menyebabkan meningkatnya angka mortalitas anak-anak rusa. Kondisi ini terutama terjadi pada saat musim kelahiran pada bulan Juni hingga Agustus.
![Asal Mula Rusa di Istana Bogor yang Sudah Ada sejak 1814]()
Staf pengelola hewan koleksi Istana Bogor, Ali Syarifudin, sebagaimana dikutip dari laman setneg.go.id, Kamis (6/1/2022) menyebutkan, penangkaran rusa totol jinak di Istana Bogor telah berada pada fase mapan. Itu berarti seluruh proses perawatan rusa totol sejak ditangkarkan hingga kembali dilepas di padang rumput Istana Bogor telah berstandar.
Tercatat telah lebih dari 30 ekor bayi rusa yang dapat diselamatkan dan ditangkarkan di lingkungan Istana Bogor. Namun demikian, jumlah bayi rusa yang dapat dirawat dalam setiap periode masih terbatas karena mahalnya biaya perawatan bayi-bayi rusa yang ditangkarkan.
Baca juga: Jokowi Pilih Istana Bogor untuk Menghabiskan Malam Tahun Baru 2022
Hingga akhirnya, bayi rusa tersebut ditinggalkan oleh induknya. Hal ini menyebabkan meningkatnya angka mortalitas anak-anak rusa. Kondisi ini terutama terjadi pada saat musim kelahiran pada bulan Juni hingga Agustus.

Staf pengelola hewan koleksi Istana Bogor, Ali Syarifudin, sebagaimana dikutip dari laman setneg.go.id, Kamis (6/1/2022) menyebutkan, penangkaran rusa totol jinak di Istana Bogor telah berada pada fase mapan. Itu berarti seluruh proses perawatan rusa totol sejak ditangkarkan hingga kembali dilepas di padang rumput Istana Bogor telah berstandar.
Tercatat telah lebih dari 30 ekor bayi rusa yang dapat diselamatkan dan ditangkarkan di lingkungan Istana Bogor. Namun demikian, jumlah bayi rusa yang dapat dirawat dalam setiap periode masih terbatas karena mahalnya biaya perawatan bayi-bayi rusa yang ditangkarkan.
(thm)
Lihat Juga :