Mayoritas Pasien Covid-19 di Jakarta Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Kamis, 06 Januari 2022 - 02:40 WIB
loading...
Mayoritas Pasien Covid-19...
Kasus Covid-19 di DKI Jakarta didominasi dari para pelaku perjalanan luar negeri. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kasus Covid-19 di DKI Jakarta didominasi dari para pelaku perjalanan luar negeri. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, kondisi pandemi Covid-19 di Jakarta saat ini perlu diwaspadai karena terjadi peningkatan jumlah kasus yang cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

"Namun, perlu digarisbawahi, dari peningkatan tersebut, 74% kasus aktif dan 81% kasus positif baru harian di Jakarta adalah pelaku perjalanan luar negeri," ujar Widyastuti di Jakarta, Rabu (5/1/2022).

Dia mengatakan, kasus Covid-19 varian Omicron juga meningkat di Jakarta. “Yakni dari 251 orang yang terinfeksi, 95 persennya atau 239 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 12 lainnya adalah transmisi lokal,” tuturnya.

Baca juga: Begini Rahasia Jakarta Tangani Pandemi Covid-19, Anies: Enggak Pakai Kosmetik



Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta per 5 Januari 2022, tercatat kasus aktif 955 orang. Dari jumlah itu, 706 orang di antaranya adalah pelaku perjalanan luar negeri.

Lalu, kasus positif baru bertambah 259 orang, 211 orang di antaranya adalah pelaku perjalanan luar negeri. Para pelaku perjalanan luar negeri yang terkonfirmasi positif tersebut saat ini dirawat di RSDC Wisma Atlet, RSPI Sulianti Saroso dan beberapa rumah sakit.

Baca: PPKM Level 4 di Jakarta Diperpanjang, Anies: Tetaplah di Rumah

“Kepada masyarakat diimbau agar mengikuti peraturan yang berlaku selama masa pandemi Covid-19 yang masih berlangsung. Selalu menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” imbuhnya.

Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta masih melakukan tes, lacak, dan isolasi secara masif dalam pengendalian pandemi ini. "Dalam sepekan terakhir, ada 80.492 orang dites PCR yang mana jumlah tes tersebut adalah 8 kali standar minimal tes yang ditetapkan WHO," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
SPMB Jakarta 2026 Resmi...
SPMB Jakarta 2026 Resmi Dibuka Hari Ini, Begini Cara Pemilihan Sekolah
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
Rekomendasi
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Austria Ungguli Yordania...
Austria Ungguli Yordania 1-0 di Babak Pertama, Gol Roket Schmid Jadi Pembeda
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Qodari: Kalau Hanya Tuntutan, Bukan Demokrasi
Berita Terkini
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Polisi Persilakan Tiyo...
Polisi Persilakan Tiyo Ardianto Bikin Laporan Dugaan Temuan Alat Pelacak di Mobil
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Akses Jalan Medan Merdeka...
Akses Jalan Medan Merdeka Selatan ke Patung Kuda Ditutup Imbas Demo Serikat Pekerja
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
Infografis
Covid-19 Varian EG.5...
Covid-19 Varian EG.5 di Singapura Sudah Menyebar ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved