Kantor Pajak Langsung Pantau Sekdes di Pati yang Beli 3 Mobil Mewah untuk Ultah Anak
Rabu, 05 Januari 2022 - 19:53 WIB
loading...
Viralnya Sekdes di Pati, yang membeli 3 mobil mewah untuk hadiah ulang tahun (Ultah) anaknya membuat Kantor Pajak langsung memantau. Foto/iNews TV/Agus Atha Suharto
A
A
A
PATI - Viralnya Sekretaris Desa (Sekdes) di Pati membeli 3 mobil mewah untuk hadiah ulang tahun (Ultah) anaknya membuat Kantor Pajak langsung memantau. Bahkan Dirjen Pajak menandai akun media sosial Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pati.
![Kantor Pajak Langsung Pantau Sekdes di Pati yang Beli 3 Mobil Mewah untuk Ultah Anak]()
Sekdes Gajihan, Gunungwungkal, Pati, Nur Chamim diketahui mempunyai beberapa usaha. Di antaranya jual-beli tanah, usaha di bidang pertanian, perkebunan dan peternakan.
Baca juga: Penampakan Rumah Sekdes Miliader Pati, Hadiahi Anak Mobil Mewah Alphard hingga Rubicon
Usaha itu merupakan milik keluarga besarnya. Nur Chamim dan bersaudara juga mempunyai usaha ternak madu dan jual madu dengan merek Madu Gana. Omset Madu Gana setiap satu bulan sekitar Rp200 juta.
Account Representative Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pati wilayah Gunungwungkal, Riswansyah mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti hal tersebut.
"Kalau viral memang terpantau Dirjen Pajak. Di medsos juga kita dimension sama akun lainnya. Mau ndak mau ya harus kita tindak lanjuti. Tetapi ndak hanya itu yang kita tidak lanjuti, semua kita tindak lanjuti," ujarnya.

Sekdes Gajihan, Gunungwungkal, Pati, Nur Chamim diketahui mempunyai beberapa usaha. Di antaranya jual-beli tanah, usaha di bidang pertanian, perkebunan dan peternakan.
Baca juga: Penampakan Rumah Sekdes Miliader Pati, Hadiahi Anak Mobil Mewah Alphard hingga Rubicon
Usaha itu merupakan milik keluarga besarnya. Nur Chamim dan bersaudara juga mempunyai usaha ternak madu dan jual madu dengan merek Madu Gana. Omset Madu Gana setiap satu bulan sekitar Rp200 juta.
Account Representative Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pati wilayah Gunungwungkal, Riswansyah mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti hal tersebut.
"Kalau viral memang terpantau Dirjen Pajak. Di medsos juga kita dimension sama akun lainnya. Mau ndak mau ya harus kita tindak lanjuti. Tetapi ndak hanya itu yang kita tidak lanjuti, semua kita tindak lanjuti," ujarnya.
Lihat Juga :