Polisi Kantongi Identitas 9 Pelaku Penganiayaan Satu Keluarga di Cipinang Melayu
Rabu, 05 Januari 2022 - 15:55 WIB
loading...
A
A
A
"Anak-anak saya dipukuli, ditendang, diinjak, dan diseret sama pelaku. Termasuk yang perempuan. Katanya kalau belum ada yang mati, mereka enggak berhenti," ujarnya di Jakarta Timur, Rabu (5/1/2022).
Baca juga: Aksi Brutal 20 Pemuda Serang Satu Keluarga di Cipinang Melayu, Korban Diinjak hingga Diseret
Beruntung anak perempuannya paling kecil, IN (10), dimana saat kejadianberhasil menyelamatkan diri dengan bersembunyi di kamar mandi sehingga selamat tanpa luka. Saat pelaku lengah, IN berhasil kabur keluar rumah lalu menyelamatkan diri ke rumah tetangga.
"Untungnya anak saya paling kecil enggak luka. Dia ngumpet di kamar mandi terus keluar diselamatkan tetangga. Dia ketakutan banget pas kejadian, sampai sekarang masih takut," tuturnya.
Marwan, anak Pipih yang juga jadi korban pengeroyokan menuturkan para pelaku baru berhenti melakukan penganiayaan sekitar pukul 04.00 WIB atau menjelang adzan Subuh. Para pelaku berhenti menganiaya setelah seluruh anggota keluarganya terkapar dan tidak berdaya mengalami luka berat.
Baca juga: Aksi Brutal 20 Pemuda Serang Satu Keluarga di Cipinang Melayu, Korban Diinjak hingga Diseret
Beruntung anak perempuannya paling kecil, IN (10), dimana saat kejadianberhasil menyelamatkan diri dengan bersembunyi di kamar mandi sehingga selamat tanpa luka. Saat pelaku lengah, IN berhasil kabur keluar rumah lalu menyelamatkan diri ke rumah tetangga.
"Untungnya anak saya paling kecil enggak luka. Dia ngumpet di kamar mandi terus keluar diselamatkan tetangga. Dia ketakutan banget pas kejadian, sampai sekarang masih takut," tuturnya.
Marwan, anak Pipih yang juga jadi korban pengeroyokan menuturkan para pelaku baru berhenti melakukan penganiayaan sekitar pukul 04.00 WIB atau menjelang adzan Subuh. Para pelaku berhenti menganiaya setelah seluruh anggota keluarganya terkapar dan tidak berdaya mengalami luka berat.
(thm)
Lihat Juga :