Polisi Kantongi Identitas 9 Pelaku Penganiayaan Satu Keluarga di Cipinang Melayu
Rabu, 05 Januari 2022 - 15:55 WIB
loading...
Polisi sudah mengantongi identitas sejumlah pelaku penganiayaan terhadap satu keluarga warga RW 03, Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Polisi sudah mengantongi identitas sejumlah pelaku penganiayaan terhadap satu keluarga warga RW 03, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.
"Sembilan orang (pelaku) sudah diketahui identitasnya. Sementara sisanya masih dalam penyelidikan," ujar Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Makasar Iptu Mochammad Zen, Rabu (5/1/2022).
Baca juga: 20 Pemuda Membabi Buta Aniaya Satu Keluarga di Cipinang Melayu
Diberitakan sebelumnya, satu Keluarga warga RW 03, Kelurahan Cipinang Melayu menjadi korban aksi brutal sekelompok pemuda. Pelaku berjumlah 20 orang itu membabi buta menganiaya dan merusak rumah korban.
Korban Pipih Suherti (48) mengatakan, para pelaku pada Sabtu (1/1/2022) sekitar pukul 03.00 WIB datang tiba-tiba mendobrak pintu dan langsung menyerang keluarganya. Ia bersama dua anak laki-lakinya Ramdoni (24), Marwan (23), serta dua anak perempuannya, dan seorang menantu perempuannya kemudian dianiaya secara membabi buta.
Ia bahkan dipukuli menggunakan gagang sapu hingga memar pada bagian tangan, paha, jari, dan diseret. Keluarganya lalu diancam dibunuh oleh para pelaku.
"Sembilan orang (pelaku) sudah diketahui identitasnya. Sementara sisanya masih dalam penyelidikan," ujar Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Makasar Iptu Mochammad Zen, Rabu (5/1/2022).
Baca juga: 20 Pemuda Membabi Buta Aniaya Satu Keluarga di Cipinang Melayu
Diberitakan sebelumnya, satu Keluarga warga RW 03, Kelurahan Cipinang Melayu menjadi korban aksi brutal sekelompok pemuda. Pelaku berjumlah 20 orang itu membabi buta menganiaya dan merusak rumah korban.
Korban Pipih Suherti (48) mengatakan, para pelaku pada Sabtu (1/1/2022) sekitar pukul 03.00 WIB datang tiba-tiba mendobrak pintu dan langsung menyerang keluarganya. Ia bersama dua anak laki-lakinya Ramdoni (24), Marwan (23), serta dua anak perempuannya, dan seorang menantu perempuannya kemudian dianiaya secara membabi buta.
Ia bahkan dipukuli menggunakan gagang sapu hingga memar pada bagian tangan, paha, jari, dan diseret. Keluarganya lalu diancam dibunuh oleh para pelaku.
Lihat Juga :