Kronologis Terbongkarnya Ladang Ganja di Kaki Gunung Bromo

Rabu, 05 Januari 2022 - 06:56 WIB
loading...
Kronologis Terbongkarnya...
Sebanyak 10 tersangka pesta ganja malam tahun baru digiring petugas menuju tahanan polres Probolinggo.Foto/Humas Polres Probolinggo
A A A
PROBOLINGGO - Tanaman ganja di kaki Gunung Bromo, Jawa Timur berhasil dibongkar polisi. Terbongkarnya tanaman ganja ini bermula dari pesta ganja malam tahun baru, tepatnya 31 Desember 2021 lalu di sebuah gudang Desa Wonotoro, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Dari tempat itu polisi mengamankan 10 orang tersangka. Mereka adalah Riko Widi Biyantoro (26), warga Dusun Wonosari, Desa Ngadisari, Sulianto (29), warga Dusun Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Yoga Ditya Brahma Andrian (27), warga Dusun Krajan, Desa Ngadas, Sukiantoko (21), warga Dusun Mojosari, Desa Wonotoro.

Baca juga: Tolak Ribuan Laptop Tak Sesuai Spesifikasi, Pemkot Madiun Siapkan Gugatan Perdata

Berikutnya, Runtut Bakat Noto (39), warga Dusun Ngadisari, Desa Ngadisari, Angga Dwi Prasetyo (21), warga Dusun Krajan, Desa Wonokerto, Suntoro Adi Wibowo (32), warga Dusun Wonotoro, Desa Wonotoro, Defri Bambang Utomo (21), warga Dusun Mojosari, Desa Wonotoro, Ade Wilan Krisna Yogi (24), warga Dusun Wonotoro, Desa Wonotoro, dan terakhir Hari Sulaksono (36), warga Dusun Wonosari, Desa Ngadisari, seluruhnya warga Kabupaten Probolinggo.

Tersangka pemilik tanaman ganja Suntoro mengaku, mendapat bibit ganja dibeli dari Kabupaten Lumajang. Dimana usai dibeli bibit ganja itu sengaja ditanam dan dikonsumsi.

"Coba-coba saja pak, dipakai sendiri. Bibitnya dapat dari Lumajang. Sengaja ditanam untuk dikonsumsi dan nanti kalau sudah banyak akan dijual juga," ucap Suntoro saat konferensi pers di Mapolres Probolinggo, pada Selasa (4/1/2022).

Baca juga: Gadis Minahasa Jual Diri Lewat MiChat, Pemakai Jasa Dilayani di Hotel

Tetapi dirinya tidak menyebut secara rinci berapa harga bibit ganja tersebut. Bibit ganja yang mereka tanam mulai usia 20 hari, dua bulan dan lima bulan. Petani berusia 32 tahun ini hanya mengungkapkan, bila selain dikonsumsi, ia menjualnya seharga Rp100 ribu dengan isi 4 gram ganja kering siap konsumsi.

Saat digerebek di malam tahun baru lalu ia mengakui baru menikmati ganja sambil membakar ikan untuk berpesta jelang pergantian tahun baru. Tetapi aksinya bersama sembilan rekannya keburu dipergoki petugas kepolisian.

Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi berkomitmen bakal memburu pemasok bibir ganja yang ditanam Suntoro. "Kami akan terus mencari ke tempat lain di wilayah Sukapura, dan wilayah lainnya di wilayah hukum Polres Probolinggo. Kami perketat pengawasan. Dan terus kami lakukan pengembangan," ungkap Arsya.



Permasalahan petani tanam ganja inipun disebutnya, mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum. Lantaran sejauh ini, kawasan Lereng Bromo Tengger, terkenal sebagai destinasi wisata internasional. Apalagi dengan potensi kunjungan ribuan wisatawan tiap tahunnya.

“Jangan sampai citra itu ternodai dengan adanya petani ganja ini. Kami ajak serta stakeholder terkait, untuk ikut komitmen tanggulangi permasalahan ini,” tukasnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemilik 56 Lokasi Ladang...
Pemilik 56 Lokasi Ladang Ganja di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Terungkap, Ini Sosoknya
Ladang Ganja di TNBTS...
Ladang Ganja di TNBTS Terungkap Berawal dari Penangkapan 2 Tersangka di Lumajang
Heboh Ladang Ganja di...
Heboh Ladang Ganja di Kawasan TNBTS, Kemenhut Buka Suara
Horor Macet Menuju Bromo...
Horor Macet Menuju Bromo hingga 3 Jam, Ternyata Ini Penyebabnya
Brigjen TNI Sugiyono...
Brigjen TNI Sugiyono Apresiasi Penangkapan Pengedar Narkoba oleh Kodim 0313/KPR
Jembatan Penghubung...
Jembatan Penghubung di Lereng Gunung Bromo Ambrol, Warga Dua Desa Terisolasi
Kelebihan Pengunjung...
Kelebihan Pengunjung di Malam Tahun Baru, Kafe Semipermanen di Bandar Lampung Ambruk
Liburan Nataru, Kuota...
Liburan Nataru, Kuota Harian Wisatawan Gunung Bromo Ditambah Jadi 3.752 Orang
Harga Tiket Wisata Gunung...
Harga Tiket Wisata Gunung Bromo Naik 30 Oktober 2024, Ini Tarif Barunya
Rekomendasi
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan Lebaran 2025 Senin 31 Maret
379 Penyandang Disabilitas...
379 Penyandang Disabilitas Mendapatkan Kemudahan Mudik Lebaran
Serapan Bulog Naik 2.000...
Serapan Bulog Naik 2.000 Persen, Hensa: Memang Dingin Tangan Mentan Amran
Berita Terkini
Pelaku Pembacokan 3...
Pelaku Pembacokan 3 Warga Bandar Lampung Dapat Hadiah Timah Panas
49 menit yang lalu
Mendukung Peningkatan...
Mendukung Peningkatan Kualitas SDM melalui Program Pelatihan Kerja
58 menit yang lalu
Demo Tolak UU TNI, Mahasiswa...
Demo Tolak UU TNI, Mahasiswa di Jombang Bakar Ban di Depan Kantor DPRD
1 jam yang lalu
Pemudik Ngaku Kehilangan...
Pemudik Ngaku Kehilangan Kartu E-Toll Saldo Rp1 Juta di Ruas Tol Semarang-Batang
2 jam yang lalu
Pantauan Jalur Mudik...
Pantauan Jalur Mudik Arteri Kalimalang Arah Pantura, Pemudik Mulai Berkurang Didominasi Pemotor
2 jam yang lalu
Oknum Polisi di Sukabumi...
Oknum Polisi di Sukabumi Digerebek saat Bersama Istri Orang, Kini Ditahan Propam
2 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Contraflow Arus...
Jadwal Contraflow Arus Mudik dan Balik Lebaran di Tol Jakarta-Cikampek
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved