Terjadi Lonjakan Omicron, Wagub DKI Minta Masyarakat Perketat Prokes
Kamis, 30 Desember 2021 - 14:05 WIB
loading...
A
A
A
Dia juga meminta, agar masyarakat lebih meningkatkan protokol kesehatan (prokes). Dia mengimbau, pada perayaan tahun baru kali ini masyarakat sebaiknya di rumah saja.
"Kemudian juga kami tetap meminta tetap melaksanakan protokol kesehatan. Kebijakan Pemprov DKI Jakarta sudah disampaikan memasuki tahun baru tidak boleh ada kegiatan kembang api, tidak boleh ada kegiatan arak-arakan, bahkan tidak boleh ada kegiatan malam tahun baru, tidak ada konser, tidak ada musik seperti tahun-tahun sebelumnya ketika sebelum ada pandemi,” tuturnya.
Bahkan, kata dia, pihaknya sudah berkerja sama dengan Polda Metro Jaya untuk menutup sebagian jalan di Jakarta untuk melakukan pembatasan mobilitas masyarakat. Baca juga: Positif Omicron di Tanah Air Bertambah 21, Kemenkes: Total 68 Orang
“Kita akan melakukan sidak keliling, Polda Metro Jaya akan membuat kebijakan jalan-jalan yang biasa terjadi kerumunan itu nanti akan ditutup seperti tahun-tahun sebelumnya dalam rangka mengurangi interaksi, mobilitas dan agar tidak terjadi kerumunan yang dapat menimbulkan penularan Covid-19," tutup Ariza.
"Kemudian juga kami tetap meminta tetap melaksanakan protokol kesehatan. Kebijakan Pemprov DKI Jakarta sudah disampaikan memasuki tahun baru tidak boleh ada kegiatan kembang api, tidak boleh ada kegiatan arak-arakan, bahkan tidak boleh ada kegiatan malam tahun baru, tidak ada konser, tidak ada musik seperti tahun-tahun sebelumnya ketika sebelum ada pandemi,” tuturnya.
Bahkan, kata dia, pihaknya sudah berkerja sama dengan Polda Metro Jaya untuk menutup sebagian jalan di Jakarta untuk melakukan pembatasan mobilitas masyarakat. Baca juga: Positif Omicron di Tanah Air Bertambah 21, Kemenkes: Total 68 Orang
“Kita akan melakukan sidak keliling, Polda Metro Jaya akan membuat kebijakan jalan-jalan yang biasa terjadi kerumunan itu nanti akan ditutup seperti tahun-tahun sebelumnya dalam rangka mengurangi interaksi, mobilitas dan agar tidak terjadi kerumunan yang dapat menimbulkan penularan Covid-19," tutup Ariza.
(mhd)
Lihat Juga :