H+2 Natal, Penumpang Kereta di Pasar Senen Mulai Sepi
Senin, 27 Desember 2021 - 10:10 WIB
loading...
Kepala Humas KAI DAOP 1 Jakarta Eva Chairunisa. Foto: MNC Portal Indonesia/Indra Purnomo
A
A
A
JAKARTA - Para calon penumpang kereta api di Stasiun Pasar Senen tampak lengang pada Senin (27/12/2021). Terlihat sejumlah kursi yang tersedia di Stasiun Pasar Senen cukup untuk menampung calon penumpang.
Pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi, para calon penumpang tertib dalam menerapkan prorokol kesehatan. Terlihat para calon penumpang memakai masker dengan benar. Para calon penumpang pun lalu lalang di Stasiun Pasar Senen. Baca juga:Mau Pulang Kampung, TKI Asal Tulungagung Terkejut Lihat Fasilitas Stasiun Gambir
Mereka ada yang melakukan pencetakan tiket hingga menunggu giliran untuk swab antigen. Adapun swabantigen menjadi salah satu persyaratan perjalanan kereta api jarak jauh.
Tampak sejumlah petugas keamanan tengah berjaga di beberapa titik area stasiun. Pengawasan pemakaian masker bagi pelanggan Kereta Api Indonesia (KAI) pun diperketat.
Petugas keamanan tersebut berjaga mulai dari pintu masuk stasiun, tempat tunggu calon penumpang KAI, sampai area pintu masuk ke dalam kereta.
"Perlihatkan tiket dan KTP-nya, pak," ujar petugas kepada para calon penumpang kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (27/12/2021).
Sementara itu, Kepala Humas KAI DAOP 1 Jakarta Eva Chairunisa menjelaskan, Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir mengalami volume penumpang yang saat ini masih normal kondusif. Dia berujar, pihaknya melakukan penyesuaian perjalanan kereta api.
"Karena memang dari sisi perjalanan KA kami melakukan penyesuaian. Artinya untuk kereta api yang berangkat di masa Nataru ini hanya sekitar 48 kereta api per harinya dari Gambir dan juga Pasar Senen ini kisaran rata-rata per hari ya," ujar Eva saat jumpa pers di Stasiun Pasar Senen, Senin (27/12/2021).
"Tapi kalau kita bandingkan dengan masa normal di masa Nataru itu bisa mencapai 84 kereta api itu di masa normal sebelum pandemi. Itu memang perjalanan masa kereta api di masa Nataru saat ini mengalami penyesuaian," sambungnya.
Eva membeberkan, pada hari ini jumlah keberangkatan penumpang mengalami penurunan. Penurunan penumpang itu tampak di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat. Dia mengatakan, sebanyak 3.800 penumpang meninggalkan Ibu Kota melalui Stasiun Pasar Senen. Kemudian, 2.500 penumpang melalui Stasiun Gambir. Baca juga: Hari Natal, 3.500 Penumpang Berangkat dari Stasiun Gambir
"Hari ini di Stasiun Pasar Senen terdapat sekitar 21 kereta api yang beroperasi dengan jumlah penumpang sekitar 3.800. Kalau untuk di Stasiun Gambir sendiri hari ini terdapat 29 kereta api yang beroperasi dengan jumlah penumpang sekitar 2.500. Kemudian, ini sedikit menurun dibandingkan dengan kemarin, kalau kemarin itu Gambir sekitar 3.500-an, Pasar Senen sekitar 4.300-an," kata Eva.
Pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi, para calon penumpang tertib dalam menerapkan prorokol kesehatan. Terlihat para calon penumpang memakai masker dengan benar. Para calon penumpang pun lalu lalang di Stasiun Pasar Senen. Baca juga:Mau Pulang Kampung, TKI Asal Tulungagung Terkejut Lihat Fasilitas Stasiun Gambir
Mereka ada yang melakukan pencetakan tiket hingga menunggu giliran untuk swab antigen. Adapun swabantigen menjadi salah satu persyaratan perjalanan kereta api jarak jauh.
Tampak sejumlah petugas keamanan tengah berjaga di beberapa titik area stasiun. Pengawasan pemakaian masker bagi pelanggan Kereta Api Indonesia (KAI) pun diperketat.
Petugas keamanan tersebut berjaga mulai dari pintu masuk stasiun, tempat tunggu calon penumpang KAI, sampai area pintu masuk ke dalam kereta.
"Perlihatkan tiket dan KTP-nya, pak," ujar petugas kepada para calon penumpang kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (27/12/2021).
Sementara itu, Kepala Humas KAI DAOP 1 Jakarta Eva Chairunisa menjelaskan, Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir mengalami volume penumpang yang saat ini masih normal kondusif. Dia berujar, pihaknya melakukan penyesuaian perjalanan kereta api.
"Karena memang dari sisi perjalanan KA kami melakukan penyesuaian. Artinya untuk kereta api yang berangkat di masa Nataru ini hanya sekitar 48 kereta api per harinya dari Gambir dan juga Pasar Senen ini kisaran rata-rata per hari ya," ujar Eva saat jumpa pers di Stasiun Pasar Senen, Senin (27/12/2021).
"Tapi kalau kita bandingkan dengan masa normal di masa Nataru itu bisa mencapai 84 kereta api itu di masa normal sebelum pandemi. Itu memang perjalanan masa kereta api di masa Nataru saat ini mengalami penyesuaian," sambungnya.
Eva membeberkan, pada hari ini jumlah keberangkatan penumpang mengalami penurunan. Penurunan penumpang itu tampak di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat. Dia mengatakan, sebanyak 3.800 penumpang meninggalkan Ibu Kota melalui Stasiun Pasar Senen. Kemudian, 2.500 penumpang melalui Stasiun Gambir. Baca juga: Hari Natal, 3.500 Penumpang Berangkat dari Stasiun Gambir
"Hari ini di Stasiun Pasar Senen terdapat sekitar 21 kereta api yang beroperasi dengan jumlah penumpang sekitar 3.800. Kalau untuk di Stasiun Gambir sendiri hari ini terdapat 29 kereta api yang beroperasi dengan jumlah penumpang sekitar 2.500. Kemudian, ini sedikit menurun dibandingkan dengan kemarin, kalau kemarin itu Gambir sekitar 3.500-an, Pasar Senen sekitar 4.300-an," kata Eva.
(mhd)
Lihat Juga :