Ribuan Rumah Tangga di Kabupaten Wajo Akan Tersambung Jaringan Gas
Selasa, 09 Juni 2020 - 21:00 WIB
loading...
Ribuan rumah tangga di Kabupaten Wajo ditarget akan tersambung jaringan gas. Foto:Ilustrasi
A
A
A
WAJO - Anggota Komisi VII DPR RI, Andi Yuliani Paris, menyampaikan ribuan rumah tangga di Kabupaten Wajo, Sulsel, ditargetkan akan tersambung jaringan gas dalam kurun empat tahun mendatang. Hal itu menjadi target pemerintah dalam upaya mengoptimalkan penggunaan gas bumi sekaligus mewujudkan konsep kota gas (City Gas) dalam pemenuhan energi di Kabupaten Wajo.
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu menegaskan pihaknya akan terus memperjuangkan sambungan jaringan gas di Kabupaten Wajo. Diakuinya hal tersebut tidaklah mudah. Terlebih, Kementerian ESDM dan Pertamina mulanya sudah enggan membangun kembali jaringan gas di daerah tersebut.
Baca Juga: Proyek Pemasangan Pipa Jaringan Gas Rumah Tangga di Wajo Dinilai Asal Jadi
"Sebagai Anggota DPR RI dari Dapil II, saya tidak ingin melihat daerah penghasil gas, sambungan jargas (jaringan gas) baru di Wajo dihentikan. Di dalam rapat komisi saya terus berjuang agar sambungan jargas baru tetap ada buat masyarakat," ujar Yuliani kepada SINDOnews, Selasa (9/6/2020).
Sebagai putri asli Wajo, Yuliani berjanji akan terus berusaha mewujudkan pembangunan City Gas di tanah kelahirannya. Olehnya itu, kerjasama serta dukungan semua pihak dinilai perlu agar sambungan jaringan gas dapat direalisasikan dan memenuhi kebutuhan energi masyarakat.
"Saya tidak bisa membayangkan, seandainya di Komisi VII tidak ada perwakilan dari Kabupaten Wajo, sambungan jargas rumah tangga hanya tinggal mimpi," akunya.
Kepala Bappelitbangda Kabupaten Wajo, Andi Pallawarukka, menjelaskan sejak dirancang pada tahun 2012 lalu, pembangunan City Gas di Kabupaten Wajo sempat terhenti selama tujuh tahun lamanya.
Baca Juga: Sudah Diresmikan, Bekas Galian Jaringan Gas di Wajo Tak Kunjung Ditimbun
Pembangunan tersebut terhenti akibat adanya ketakutan dari Kementerian ESDM. Hal itu terjadi setelah salah satu PPK jaringan gas dari pusat mendapatkan tindakan kriminalisasi yang dilakukan oleh oknum di Wajo. Alhasil, daerah ini pun masuk daftar hitam dari Kementerian ESDM.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Bappelitbangda di Kabupaten Wajo, realisasi sambungan jaringan gas yang sudah dirasakan masyarakat di Kabupaten Wajo telah menyentuh angka 6.673 sambungan. Sambungan tersebut tersebar di empat kecamatan yakni Tempe, Gilireng, Tanasitolo dan Pammana.
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu menegaskan pihaknya akan terus memperjuangkan sambungan jaringan gas di Kabupaten Wajo. Diakuinya hal tersebut tidaklah mudah. Terlebih, Kementerian ESDM dan Pertamina mulanya sudah enggan membangun kembali jaringan gas di daerah tersebut.
Baca Juga: Proyek Pemasangan Pipa Jaringan Gas Rumah Tangga di Wajo Dinilai Asal Jadi
"Sebagai Anggota DPR RI dari Dapil II, saya tidak ingin melihat daerah penghasil gas, sambungan jargas (jaringan gas) baru di Wajo dihentikan. Di dalam rapat komisi saya terus berjuang agar sambungan jargas baru tetap ada buat masyarakat," ujar Yuliani kepada SINDOnews, Selasa (9/6/2020).
Sebagai putri asli Wajo, Yuliani berjanji akan terus berusaha mewujudkan pembangunan City Gas di tanah kelahirannya. Olehnya itu, kerjasama serta dukungan semua pihak dinilai perlu agar sambungan jaringan gas dapat direalisasikan dan memenuhi kebutuhan energi masyarakat.
"Saya tidak bisa membayangkan, seandainya di Komisi VII tidak ada perwakilan dari Kabupaten Wajo, sambungan jargas rumah tangga hanya tinggal mimpi," akunya.
Kepala Bappelitbangda Kabupaten Wajo, Andi Pallawarukka, menjelaskan sejak dirancang pada tahun 2012 lalu, pembangunan City Gas di Kabupaten Wajo sempat terhenti selama tujuh tahun lamanya.
Baca Juga: Sudah Diresmikan, Bekas Galian Jaringan Gas di Wajo Tak Kunjung Ditimbun
Pembangunan tersebut terhenti akibat adanya ketakutan dari Kementerian ESDM. Hal itu terjadi setelah salah satu PPK jaringan gas dari pusat mendapatkan tindakan kriminalisasi yang dilakukan oleh oknum di Wajo. Alhasil, daerah ini pun masuk daftar hitam dari Kementerian ESDM.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Bappelitbangda di Kabupaten Wajo, realisasi sambungan jaringan gas yang sudah dirasakan masyarakat di Kabupaten Wajo telah menyentuh angka 6.673 sambungan. Sambungan tersebut tersebar di empat kecamatan yakni Tempe, Gilireng, Tanasitolo dan Pammana.
(tri)
Lihat Juga :