Kembali Dibuka, Pasar Walangsawa Terapkan Protokol Kesehatan
Selasa, 09 Juni 2020 - 17:56 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Desa Walangsawa, Abdullah Oro, ketika ditanya terkait kesiapan pemerintah desa terhadap tatanan hidup baru pascapandemi, Oro, mengatakan mereka telah siap menerapkan aturan new normal atau back to normal ini, ketat dengan menaati protokol kesehatan yang ada."Sekarang karena pasar perdana setelah sekian lama ditutup, masih ada yang belum memakai masker. Untuk minggu depannya akan kami tindak tegas," tegas Oro.
Bagi pedagang dan para pengunjung yang nantinya tidak menggunakan masker dapat membelinya di pintu masuk pasar, yang juga merupakan posko pencegahan Covid-19 di pasar. "Jika tidak memakai masker dilarang masuk pasar atau wajib membelinya baru bisa masuk. Masker yang dijual pun harganya (Rp10.000) saja," tutur Oro.
Hal serupa juga datang dari Tim dari Relawan Gerakan Kesadaran (Wanradar) Covid 19 Puskesmas Balauring juga terlihat aktif di tengah aktifitas pasar, sembari memberikan edukasi pencegahan Covid-19 dengan pengeras suara.
"Kapan Covid-19 ini berakhir kita tidak tahu, makanya kami tetap turun di tempat-tempat umum seperti di pasar dan institusi pendidikan. Kami akan terus-menerus berkampanye cuci tangan dan PHBS Iainnya agar menjadi sebuah kebiasaan," ujar Yoseph Nelu, SKM, seorang anggota Wanradar. (tim kominfo/mh)
Bagi pedagang dan para pengunjung yang nantinya tidak menggunakan masker dapat membelinya di pintu masuk pasar, yang juga merupakan posko pencegahan Covid-19 di pasar. "Jika tidak memakai masker dilarang masuk pasar atau wajib membelinya baru bisa masuk. Masker yang dijual pun harganya (Rp10.000) saja," tutur Oro.
Hal serupa juga datang dari Tim dari Relawan Gerakan Kesadaran (Wanradar) Covid 19 Puskesmas Balauring juga terlihat aktif di tengah aktifitas pasar, sembari memberikan edukasi pencegahan Covid-19 dengan pengeras suara.
"Kapan Covid-19 ini berakhir kita tidak tahu, makanya kami tetap turun di tempat-tempat umum seperti di pasar dan institusi pendidikan. Kami akan terus-menerus berkampanye cuci tangan dan PHBS Iainnya agar menjadi sebuah kebiasaan," ujar Yoseph Nelu, SKM, seorang anggota Wanradar. (tim kominfo/mh)
(alf)