Kisah Dea, Dulu Terapis Plus Plus Kini PSK Online Apartemen
Minggu, 26 Desember 2021 - 21:20 WIB
loading...
Dea (23), terapis plus plus kini beralih sebagai PSK online apartemen. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Kisah Dea (23), terapis plus plus yang pernah bekerja di spa dan sauna kawasan Jakarta Barat awalnya canggung kini dia berani mematok harga Rp750 ribu sekali kencan.
Dea sudah malang melintang di dunia prostitusi. Mulanya bekerja sebagai terapis plus plus kini menjadi PSK online apartemen.
Sebenarnya pekerjaan Dea sudah di jalan benar yakni pegawai toko pakaian di Pasar Baru, Jakarta Pusat. Perkenalan dengan seorang perempuan pelanggan toko yang akhirnya “menjerumuskan” Dea bekerja di tempat spa dan sauna, selain kebutuhan ekonomi kian mendesak.
Baca juga: Pengakuan Cantika Terapis Plus Plus: Layani Tamu Wangi hingga Bau Badan
Dea pun memberanikan diri bertemu bos spa dan sauna. “Saya kemudian diminta ikut pelatihan bagaimana cara memijat dan lainnya,” ujarnya di salah satu apartemen Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.
Saat bekerja di spa dan sauna plus plus, dia juga mengaku sudah tidak perawan. “Awalnya memang agak canggung, tapi lama kelamaan menjadi terbiasa,” ucapnya.
Sekian bulan menjalani terapis plus plus dengan uang tambahan tip Rp300 ribu, namun tempatnya bekerja terimbas pandemi. Dea pun berhenti. Dia harus memutar otak untuk memenuhi kebutuhan hidup dan keluarganya. Akhirnya dia beralih menjadi PSK online yang biasa beroperasi dari apartemen ke apartemen.
Dea membanderol Rp750 ribu sekali main. Dia menjajakan sendiri melalui aplikasi percakapan tanpa mucikari. Alasannya penghasilannya bisa lebih besar dibandingkan bekerja dengan bantuan orang lain.
Dea sudah malang melintang di dunia prostitusi. Mulanya bekerja sebagai terapis plus plus kini menjadi PSK online apartemen.
Sebenarnya pekerjaan Dea sudah di jalan benar yakni pegawai toko pakaian di Pasar Baru, Jakarta Pusat. Perkenalan dengan seorang perempuan pelanggan toko yang akhirnya “menjerumuskan” Dea bekerja di tempat spa dan sauna, selain kebutuhan ekonomi kian mendesak.
Baca juga: Pengakuan Cantika Terapis Plus Plus: Layani Tamu Wangi hingga Bau Badan
Dea pun memberanikan diri bertemu bos spa dan sauna. “Saya kemudian diminta ikut pelatihan bagaimana cara memijat dan lainnya,” ujarnya di salah satu apartemen Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.
Saat bekerja di spa dan sauna plus plus, dia juga mengaku sudah tidak perawan. “Awalnya memang agak canggung, tapi lama kelamaan menjadi terbiasa,” ucapnya.
Sekian bulan menjalani terapis plus plus dengan uang tambahan tip Rp300 ribu, namun tempatnya bekerja terimbas pandemi. Dea pun berhenti. Dia harus memutar otak untuk memenuhi kebutuhan hidup dan keluarganya. Akhirnya dia beralih menjadi PSK online yang biasa beroperasi dari apartemen ke apartemen.
Dea membanderol Rp750 ribu sekali main. Dia menjajakan sendiri melalui aplikasi percakapan tanpa mucikari. Alasannya penghasilannya bisa lebih besar dibandingkan bekerja dengan bantuan orang lain.
Lihat Juga :