Begini Kronologis Oknum Polisi Keroyok 2 Remaja di Jatinegara
Jum'at, 24 Desember 2021 - 21:12 WIB
loading...
Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan.Foto/SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Polres Jakarta Timur menyampaikan kronologis pengeroyokan dua remaja di Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, yang dilakukan oknum polisi yang bertugas di Mabes Polri. Saat ini antara korban dan dua oknum polisi tersebut saling melapor di Polres Jakarta Timur.
Berdasarkan laporan SPKT Polrestro Jakarta Timur, korban berusia 15 dan 18 dikeroyok pada 11 November 2021 sekira pukul 01.30 WIB. Kapolres Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan mengatakan, kejadian berawal saat dua anggota Polri yang berstatus sebagai terlapor itu sedang berkunjung rumah kerabat.
"Itu ya kan ada anggota Mabes Polri ya, jadi mereka mau nengok saudaranya yang kebetulan di Bidara Cina," kata Erwin saat dikonfirmasi di Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (24/12/2021).
Saat tiba di lokasi yang dituju, akses jalan lingkungan menuju rumah kerabat dua anggota Mabes Polri tersebut ditutup portal. Alhasil mobil yang dikendarai tidak bisa melintas.
Selanjutnya ketika sedang menunggu, dari keterangan dua anggota Mabes Polri yang melaporkan balik karena jadi korban pengeroyokan ke Polrestro Jakarta Timur, mereka dihampiri sekelompok orang.
"Kesaksian mereka (anggota Mabes Polri) ada 15 orang langsung berkerumun mengelilingi mobilnya itu jam 01.40 dini hari ya. Terus salah satu orang itu memecahkan kaca mobil," ujarnya.
Erwin menuturkan, setelah jadi sasaran amuk sekelompok orang tidak dikenal kedua anggota Mabes Polri tersebut memacu kendaraan mereka meninggalkan lokasi kejadian. Namun karena tidak terima dengan perbuatan kelompok orang tak dikenal itu kedua anggota Mabes Polri kembali mendatangi lokasi kejadian, dengan maksud mencari para pelaku yang sebelumnya merusak mobil mereka.
Berdasarkan laporan SPKT Polrestro Jakarta Timur, korban berusia 15 dan 18 dikeroyok pada 11 November 2021 sekira pukul 01.30 WIB. Kapolres Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan mengatakan, kejadian berawal saat dua anggota Polri yang berstatus sebagai terlapor itu sedang berkunjung rumah kerabat.
"Itu ya kan ada anggota Mabes Polri ya, jadi mereka mau nengok saudaranya yang kebetulan di Bidara Cina," kata Erwin saat dikonfirmasi di Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (24/12/2021).
Saat tiba di lokasi yang dituju, akses jalan lingkungan menuju rumah kerabat dua anggota Mabes Polri tersebut ditutup portal. Alhasil mobil yang dikendarai tidak bisa melintas.
Selanjutnya ketika sedang menunggu, dari keterangan dua anggota Mabes Polri yang melaporkan balik karena jadi korban pengeroyokan ke Polrestro Jakarta Timur, mereka dihampiri sekelompok orang.
"Kesaksian mereka (anggota Mabes Polri) ada 15 orang langsung berkerumun mengelilingi mobilnya itu jam 01.40 dini hari ya. Terus salah satu orang itu memecahkan kaca mobil," ujarnya.
Erwin menuturkan, setelah jadi sasaran amuk sekelompok orang tidak dikenal kedua anggota Mabes Polri tersebut memacu kendaraan mereka meninggalkan lokasi kejadian. Namun karena tidak terima dengan perbuatan kelompok orang tak dikenal itu kedua anggota Mabes Polri kembali mendatangi lokasi kejadian, dengan maksud mencari para pelaku yang sebelumnya merusak mobil mereka.
Lihat Juga :