Kapolda dan Gubernur Jateng Ingatkan Warga Taat Prokes saat Merayakan Tahun Baru
Kamis, 23 Desember 2021 - 19:22 WIB
loading...
A
A
A
Dari hasil pengecekan didapati pos pam pelayanan di gerbang tol Kalikangkung dan Pejagan, Brebes serta personil yang bertugas di pos pam telah siap dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang melakukan mudik merayakan natal dan tahun baru (nataru).
"Operasi Lilin Candi akan kita berlakukan mulai pukul 24.00 Wib malam nanti, tapi khusus pos pam di rest area sudah kita siapkan mulai hari ini. Gunanya untuk antisipasi manakala terjadi adanya fluktuatif (arus mudik)," terang Kapolda Jateng dalam keterangan pers di gerbang tol Kalikangkung.
Selain kegiatan pengecekan secara langsung juga dilaksanakan pengecekan secara virtual oleh Kapolda Jateng melalui media zoom meeting. Berdasarkan hasil laporan sementara dari masing-masing pos pam perbatasan juga terpantau situasi arus lalin ramai lancar serta minim kejadian menonjol. Baca: BREAKING NEWS! Pelaku Tabrak Lari Pasangan Sejoli di Nagrek Tertangkap.
"Terhitung mulai saat ini, belum ada peningkatan (arus lalin) yang signifikan. Semuanya lancar terkendali," tambahnya.
Disela rangkaian kegiatan tersebut Ahmad Luthfi berpesan kepada seluruh personil yang melaksanakan pengamanan untuk menjaga kesehatan serta mengedepankan penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan tugas.
"Saya himbau agar petugas (dalam melaksanakan pengamanan) merasa aman dan nyaman, dan lebih utamanya memberikan pelayanan yang terbaik pada masyarakat," pesan Ahmad Luthfi sebelum mengakhiri kegiatan kunjungan.
Kapolda juga menegaskan bahwa Polri tidak akan mengeluarkan ijin keramaian perayaan tahun baru di hotel maupun tempat wisata. Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan baik berupa pesta di tempat terbuka ataupun pawai kendaraan. Baca Juga: Hendak Edarkan 1,7 Kg Sabu saat Tahun Baru, 2 Pemuda Ditangkap BNNP Babel.
Ditegaskan juga bahwa setiap pelanggaran terkait protokol kesehatan akan diberikan tindakan tegas dari kepolisian. Hal ini dilakukan semata-mata untuk mengantisipasi agar di Jawa Tengah tidak terjadi lonjakan kasus positif setelah perayaan nataru akibat euforia yang berlebihan dari masyarakat dalam merayakan Tahun Baru.
"Operasi Lilin Candi akan kita berlakukan mulai pukul 24.00 Wib malam nanti, tapi khusus pos pam di rest area sudah kita siapkan mulai hari ini. Gunanya untuk antisipasi manakala terjadi adanya fluktuatif (arus mudik)," terang Kapolda Jateng dalam keterangan pers di gerbang tol Kalikangkung.
Selain kegiatan pengecekan secara langsung juga dilaksanakan pengecekan secara virtual oleh Kapolda Jateng melalui media zoom meeting. Berdasarkan hasil laporan sementara dari masing-masing pos pam perbatasan juga terpantau situasi arus lalin ramai lancar serta minim kejadian menonjol. Baca: BREAKING NEWS! Pelaku Tabrak Lari Pasangan Sejoli di Nagrek Tertangkap.
"Terhitung mulai saat ini, belum ada peningkatan (arus lalin) yang signifikan. Semuanya lancar terkendali," tambahnya.
Disela rangkaian kegiatan tersebut Ahmad Luthfi berpesan kepada seluruh personil yang melaksanakan pengamanan untuk menjaga kesehatan serta mengedepankan penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan tugas.
"Saya himbau agar petugas (dalam melaksanakan pengamanan) merasa aman dan nyaman, dan lebih utamanya memberikan pelayanan yang terbaik pada masyarakat," pesan Ahmad Luthfi sebelum mengakhiri kegiatan kunjungan.
Kapolda juga menegaskan bahwa Polri tidak akan mengeluarkan ijin keramaian perayaan tahun baru di hotel maupun tempat wisata. Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan baik berupa pesta di tempat terbuka ataupun pawai kendaraan. Baca Juga: Hendak Edarkan 1,7 Kg Sabu saat Tahun Baru, 2 Pemuda Ditangkap BNNP Babel.
Ditegaskan juga bahwa setiap pelanggaran terkait protokol kesehatan akan diberikan tindakan tegas dari kepolisian. Hal ini dilakukan semata-mata untuk mengantisipasi agar di Jawa Tengah tidak terjadi lonjakan kasus positif setelah perayaan nataru akibat euforia yang berlebihan dari masyarakat dalam merayakan Tahun Baru.
(nag)
Lihat Juga :