Viral TKI Menumpuk di Bandara Soetta, Ini Penjelasan Dansatgas Covid

Senin, 20 Desember 2021 - 14:07 WIB
loading...
Viral TKI Menumpuk di...
Suasana di Terminal 3 Bandara Soetta kini kondisinya sepi setelah viral menumpuk. Foto/SINDOnews/Nandha Aprilianti
A A A
TANGERANG - Dansatgas Covid-19 Bandara Soekarno-Hatta Agus Listiyono angkat bicara terkait viral penumpukan penumpang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Agus menuturkan kronologis terkait kejadian penumpukan itu sudah terjadi sejak Sabtu 18 Desember 2021 hingga Minggu 19 Desember 2021. Penumpukan ini terjadi salah satunya yakni akibat moda transportasi, yakni bus Damri, yang mengantarkan penumpang untuk karantina tertahan di Wisma Atlet.

”Kenapa ada penumpukan? Karena bus Damri yang memuat tertahan di Wisma Pademangan dan (RSDC) Pasar Rumput,” kata Agus, Senin (20/12/2021). Baca juga: Viral TKI Antre 15 Jam untuk Karantina di Wisma Atlet

Dijelaskan Agus, di Wisma Atlet Pademangan bus yang tertahan mencapai 20 bus. Sedangkan di Rumah Sakit Darurat Covid-18 (RSDC) Pasar Rumput terdapat 12 bus yang tertahan. Tertahannya bus ini terjadi karena melihat dari proses masuknya para penumpang tadi untuk dapat masuk ke tempat karantina.

”Itu kan kalau diantar ke Wisma enggak serta merta dilepas gitu aja kan, pasti ada verifikasi dan segala macamnya,” paparnya. Di sisi lain, penyebab dari peristiwa ini juga melihat dari Wisma Atlet Pademangan yang dilockdown karena ada yang terpapar virus Omicorn. Baca juga: Viral WNI Keluhkan Calo Karantina di Bandara, Segini Tarif Hotel Repatriasi Versi PHRI

Lantas untuk menyiasati hal ini, diakui Agus pihak Satgas Kodam Jaya membuka Rusun Nagrak yang berlokasi di Cilincing, Jakarta Utara.Agus pun juga sudah berkoordinasi dengan pihak bus Damri untuk dapat mengurai hal ini. ”Kita sudah koordinasi dengan Damri untuk bisa mengurai (penumpang) di sini,” ujarnya.

Kemudian setelah adanya koordinasi dengan Kodam Jaya, penumpang yang menumpuk pun sudah dapat dikendalikan.”Setelah koordinasi dengan Kodam Jaya, sekitar pukul 19.00 WIB seharusnya jadi mundur jadi jam 1 siang (minggu),” ujarnya.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Viral! Masjid Ini Sediakan...
Viral! Masjid Ini Sediakan Gym Gratis, Jemaah Bisa Fitness sesudah Salat Berjamaah
Evaluasi Sukses, Perpindahan...
Evaluasi Sukses, Perpindahan Layanan Umrah ke Terminal 2F Dipercepat Jadi 10 Juli!
Rekomendasi
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Samin Tan Cs Segera...
Samin Tan Cs Segera Disidang Kasus Korupsi Tambang
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved