Wagub Uu Ruzhanul Minta Pusat Tambah Dana Infrastruktur untuk Jabar

Sabtu, 18 Desember 2021 - 11:26 WIB
loading...
Wagub Uu Ruzhanul Minta...
Wagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum. Foto/Dok
A A A
BANDUNG - Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar), Uu Ruzhanul Ulum meminta pemerintah pusat menambah alokasi dana infrastruktur untuk Provinsi Jabar. Banyak proyek infrastruktur di Jabar yang membutuhkan perhatian dari pemerintah pusat.

Oleh karenanya, Uu berharap, pembangunan infrastruktur yang dibiayai pemerintah pusat bisa lebih banyak disalurkan ke Jabar.Keluh kesah tersebut disampaikan langsung Uu di hadapan Menteri Keuangan , Sri Mulyani dalam acara Sosialisasi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (17/12/2021).

Uu menyatakan, Provinsi Jabar adalah wilayah penyangga Ibu Kota DKI Jakarta dan memberikan efek domino karena jaraknya yang berdekatan. Namun, kata Uu, hal itu tidak menjamin pembiayaan infrastruktur untuk Jabar berlimpah. Baca juga: Berduka, Wagub Jabar: Mang Oded Meninggal di Hari Baik saat Ibadah

"Kita dekat dengan ibu kota, tapi tidak menjamin kue pembangunan berlimpah ke wilayah Jawa Barat. Kadang terlewati, lewat terus. (Tol) Cigatas belum selesai, (Tol) Cisumdawu belum selesai, (Bendungan) Leuwikeris juga dan banyak program pembangunan skala nasional tidak ada di Jawa Barat," paparnya.

"Padahal, Jawa Barat penduduknya ada 50 juta, penyumbang ekonomi terbesar, industri 21 persen, ekpor juga paling banyak. Inilah nasib Jabar, tapi mudah-mudahan dengan hadirnya menteri keuangan didampingi anggota dewan, di masa yang akan datang Jabar akan berlimpah kue pembangunan dari tingkat nasional," kata Uu melanjutkan.

Di sisi lain, Uu mengapresiasi UU HPP yang terus disosialisasikan. Terlebih, di dalamnya ada keberpihakan kepada pelaku UMKM. Bahkan, Uu menegaskan bahwa UU HPP sangat bermanfaat dan siap disambut oleh jutaan pelaku UMKM di Jabar.

"UMKM di Jabar penyangga ekonomi yang tangguh, kuat, bagaikan karang di lautan, terhempas badai tetap kokoh berdiri karena akarnya kuat. Krisis kita lalui, sekarang UMKM sudah menggeliat mengalahkan pengusaha yang lain. Tujuh juta UMKM di Jabar siap menerima dan melaksanakan apa yang menjadi keputusan pemerintah tentang kebijakan pajak ini," kata Uu.

Uu juga menilai, sosialiasi UU HPP sangat penting. Pasalnya, sehebat apapun kebijakan, namun jika tidak disosialisasikan bisa menjadi fitnah. Baca juga: Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum Ajak Masyarakat Lihat Isi Lantai 2 Gedung Sate

"Kalau tidak terkomunikasikan (disosialisasikan) dengan rakyat, kadang bisa jadi fitnah, apalagi komunikasi sepotong-sepotong, tidak sempurna. Kegiatan ini sangat penting untuk membangun komunikasi," tandasnya.

Sementara itu, Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengatakan, UU HPP hadir karena pajak dan perpajakan adalah fondasi penting dalam sebuah negara. Harmonisasi peraturan perpajakan, terutama setelah pandemi COVID-19 pun dinilainnya penting untuk membantu pemulihan ekonomi.

"Tadi Pak Wagub menyampaikan Jabar sebagai penyangga ibu kota memiliki peran dan posisi strategis. Jabar dengan penduduk terbesar di Indonesia mendapatkan manfaat dari penerimaan pajak karena setiap rupiah pajak yang dikumpulkan dikembalikan lagi kepada masyarakat melalui daerah dalam bentuk transfer," jelasnya.

"Pak Uu juga menyampaikan kurang banyak transfernya, berarti pajaknya harus lebih banyak lagi. Kita kumpulkan, sehingga bisa DAU-nya berdasarkan UU HKPD untuk memberikan pelayanan dasar pada masyarakat di mana pun mereka berada dan juga membangun daerah, sehingga ketimpangan horizontal antardaerah bisa diperkecil," katanya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
Pembangunan Transportasi...
Pembangunan Transportasi Publik Mampu Sejahterakan Warga Daerah
Kolaborasi ESG Dorong...
Kolaborasi ESG Dorong Gerakan Penghijauan di Tengah Pesatnya Pembangunan Kaltim
TNI Hidupkan Desa yang...
TNI Hidupkan Desa yang Lama 'Mati Suri' di Pedalaman Jambi
Turun ke Lapangan, Danrem...
Turun ke Lapangan, Danrem 042/Gapu Pastikan TMMD Tepat Sasaran
Program RSLH Ubah Nasib...
Program RSLH Ubah Nasib Ratusan Warga Kudus, 128 Rumah Dibangun Ulang
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Menhan Ungkap Kemenkeu...
Menhan Ungkap Kemenkeu dan Bappenas Pangkas Anggaran Pertahanan Ratusan Triliun
Rekomendasi
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Di Hari Asyura, Nabi Idris AS Diangkat ke Langit
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Berita Terkini
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved