Omicron Masuk Indonesia, Pemkot Tangerang Siapkan Skema Mitigasi Lonjakan Kasus
Jum'at, 17 Desember 2021 - 09:55 WIB
loading...
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dalam rapat koordinasi bersama sejumlah pihak terkait. Foto: MNC Portal/Isty Maulydia
A
A
A
TANGERANG - Menteri Kesehatan ( Menkes ) Budi Gunadi Sadikin mengumumkan saat ini varian baru Covid-19, Omicron sudah terdeteksi di Indonesia. Hal itu membuat pemerintah daerah termasuk Pemkot Tangerang mengatur skema mitigasi dan sejumlah antisipasi terhadap lonjakan kasus Covid-19 .
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dalam rapat koordinasi bersama sejumlah pihak terkait menyampaikan, Pemkot Tangerang akan melaksanakan surveillance aktif terhadap masyarakat di puskesmas dan surveillance aktif lingkungan Pemkot Tangerang, warga sekolah serta terus menggencarkan vaksinasi kepada masyarakat. Baca juga: Omicron Masuk RI, PPKM Darurat Siap Diterapkan Lagi?
"Nanti akan dilaksanakan juga dibeberapa stasiun dan terminal untuk dilakukan surveillance aktif dengan menggunakan tes antigen, sementara untuk vaksinasi masih terus berlangsung terlebih untuk anak umur 6-11 Tahun," jelas Arief di Tangerang, Jumat (17/12/2021).
Arief juga mengintruksikan kepada seluruh pihak, terutama fasilitas kesehatan yang ada harus mempersiapkan segala sesuatunya sebagai langkah antisipasi apabila kembali terjadi lonjakan kasus. Fasilitas kesehatan diminta siaga dan juga menyiapkan alat penunjang serta obat-obatan.
"Kepada pihak rumah sakit, puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya untuk mempersiapkan peralatan, obat-obatan dan oksigen dan fasilitas penunjang lainnya," tegas Arief
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dalam rapat koordinasi bersama sejumlah pihak terkait menyampaikan, Pemkot Tangerang akan melaksanakan surveillance aktif terhadap masyarakat di puskesmas dan surveillance aktif lingkungan Pemkot Tangerang, warga sekolah serta terus menggencarkan vaksinasi kepada masyarakat. Baca juga: Omicron Masuk RI, PPKM Darurat Siap Diterapkan Lagi?
"Nanti akan dilaksanakan juga dibeberapa stasiun dan terminal untuk dilakukan surveillance aktif dengan menggunakan tes antigen, sementara untuk vaksinasi masih terus berlangsung terlebih untuk anak umur 6-11 Tahun," jelas Arief di Tangerang, Jumat (17/12/2021).
Arief juga mengintruksikan kepada seluruh pihak, terutama fasilitas kesehatan yang ada harus mempersiapkan segala sesuatunya sebagai langkah antisipasi apabila kembali terjadi lonjakan kasus. Fasilitas kesehatan diminta siaga dan juga menyiapkan alat penunjang serta obat-obatan.
"Kepada pihak rumah sakit, puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya untuk mempersiapkan peralatan, obat-obatan dan oksigen dan fasilitas penunjang lainnya," tegas Arief
Lihat Juga :