Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Pengantar Jenazah Anarkis
Kamis, 16 Desember 2021 - 18:54 WIB
loading...
Polisi menetapkan tiga orang tersangka pengantar jenazah yang menganiaya dosen di Makassar. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Penyidik Unit Reskrim Polsek Tallo menetapkan tiga orang tersangka pengantar jenazah anarkis yang melukai dosen kampus swasta di Makassar, sekaligus merusak kendaraannya. Mereka berinisial MR (17), A (24). dan FN (23).
Kapolsek Tallo, Kompol Saharuddin mengatakan awalnya pihaknya dibantu petugas Jatanras Polrestabes Makassar, mengamankan lima orang terduga pelaku , setelah pendalaman tiga orang ditetapkan tersangka melalui gelar perkara.
Baca Juga: Rombongan Pengantar Jenazah Penganiaya Dosen di Makassar Ditangkap
"Tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru lagi. Karena ada satu orang yang masih buron. Namun kami sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga yang bersangkutan untuk kooperatif dan menyerahkan diri," kata Saharuddin di kantornya, Kamis (16/12/2021).
Ketiga tersangka disangka melanggar Pasal 170 ayat 1 KUHPidana tentang penganiayaan dan pengrusakan secara bersama-bersama. "Dua tersangka ada hubungan keluarga dengan almarhumah. Satu lagi turut serta dalam rombongan pengantar jenazah karena dipanggil rekannya," papar Saharuddin.
Kapolsek Tallo, Kompol Saharuddin mengatakan awalnya pihaknya dibantu petugas Jatanras Polrestabes Makassar, mengamankan lima orang terduga pelaku , setelah pendalaman tiga orang ditetapkan tersangka melalui gelar perkara.
Baca Juga: Rombongan Pengantar Jenazah Penganiaya Dosen di Makassar Ditangkap
"Tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru lagi. Karena ada satu orang yang masih buron. Namun kami sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga yang bersangkutan untuk kooperatif dan menyerahkan diri," kata Saharuddin di kantornya, Kamis (16/12/2021).
Ketiga tersangka disangka melanggar Pasal 170 ayat 1 KUHPidana tentang penganiayaan dan pengrusakan secara bersama-bersama. "Dua tersangka ada hubungan keluarga dengan almarhumah. Satu lagi turut serta dalam rombongan pengantar jenazah karena dipanggil rekannya," papar Saharuddin.
Lihat Juga :