Askrindo Syariah Gelar Literasi Penjaminan di Aceh
Kamis, 16 Desember 2021 - 15:11 WIB
loading...
PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah atau Askrindo Syariah menggelar kegiatan Literasi Penjaminan Syariah di Aceh secara luring maupun daring. (Ist)
A
A
A
ACEH - PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah atau Askrindo Syariah menggelar kegiatan Literasi Penjaminan Syariah di Aceh secara luring maupun daring, Rabu (15/12/2021). Kegiatan yang mengusung tema "Inklusi Penjaminan Syariah pada Sektor UMKM di Era Digital" menghadirkan pembicara dari OJK, Bank Aceh, Bank Syariah Indonesia, serta LPDB-KUMKM.
Komisaris Utama Askrindo Syariah, Siti Ma'rifah mengatakan, pada Kongres Ekonomi Umat beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa akan mewujudkan Indonesia sebagai pusat halal dan menghadirkan lembaga penjaminan syariah untuk usaha ultra mikro dan makro yang mudah, murah, dan aman. Hal ini dimaksudkan untuk mempercepat terciptanya model bisnis unggulan daerah yang dijalankan dengan profesional.
"Selain itu, presiden juga meminta porsi penjaminan pembiayaan untuk UMKM ditingkatkan dari 20% menjadi 30%," katanya dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (16/12/2021).
Siti Ma'rifah berharap kehadiran Bank Syariah Indonesia dan dukungan dari Bank Daerah berperan mendorong UMKM dalam rangka penguatan ekonomi syariah secara nasional.
Sementara itu, Direktur Utama Askrindo Syariah Soegiharto mengatakan, sektor UMKM memiliki peranan penting dalam perekonomian di Indonesia. Namun, di tengah kondisi saat ini banyak UMKM yang terdampak akibat pandemi Covid-19. Kondisi ini mendorong seluruh bisnis untuk melakukan transformasi digital, sehingga dapat selalu mengikuti perkembangan zaman.
"Penyelenggaraan acara ini bertujuan dalam rangka meningkatkan literasi UMKM tentang penjaminan syariah. Hal ini merupakan salah satu bentuk nyata yang dilakukan oleh Askrindo Syariah dalam mendukung program pemerintah yaitu Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar UMKM dapat bangkit kembali di tengah pandemi dalam era digitalisasi," ujarnya.
Soegiharto melanjutkan, Askrindo Syariah berkomitmen memberikan layanan terbaik kepada seluruh mitra bisnis dalam melakukan penjaminan pembiayaan serta berusaha selalu berperan aktif dalam ekosistem syariah secara nasional.
Komisaris Utama Askrindo Syariah, Siti Ma'rifah mengatakan, pada Kongres Ekonomi Umat beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa akan mewujudkan Indonesia sebagai pusat halal dan menghadirkan lembaga penjaminan syariah untuk usaha ultra mikro dan makro yang mudah, murah, dan aman. Hal ini dimaksudkan untuk mempercepat terciptanya model bisnis unggulan daerah yang dijalankan dengan profesional.
"Selain itu, presiden juga meminta porsi penjaminan pembiayaan untuk UMKM ditingkatkan dari 20% menjadi 30%," katanya dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (16/12/2021).
Siti Ma'rifah berharap kehadiran Bank Syariah Indonesia dan dukungan dari Bank Daerah berperan mendorong UMKM dalam rangka penguatan ekonomi syariah secara nasional.
Sementara itu, Direktur Utama Askrindo Syariah Soegiharto mengatakan, sektor UMKM memiliki peranan penting dalam perekonomian di Indonesia. Namun, di tengah kondisi saat ini banyak UMKM yang terdampak akibat pandemi Covid-19. Kondisi ini mendorong seluruh bisnis untuk melakukan transformasi digital, sehingga dapat selalu mengikuti perkembangan zaman.
"Penyelenggaraan acara ini bertujuan dalam rangka meningkatkan literasi UMKM tentang penjaminan syariah. Hal ini merupakan salah satu bentuk nyata yang dilakukan oleh Askrindo Syariah dalam mendukung program pemerintah yaitu Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar UMKM dapat bangkit kembali di tengah pandemi dalam era digitalisasi," ujarnya.
Soegiharto melanjutkan, Askrindo Syariah berkomitmen memberikan layanan terbaik kepada seluruh mitra bisnis dalam melakukan penjaminan pembiayaan serta berusaha selalu berperan aktif dalam ekosistem syariah secara nasional.
Lihat Juga :