Breaking News! Amuk Massa Pecah di Manokwari Selatan, Aksi Dipicu Ada Warga Meninggal Usai Divaksin
Kamis, 16 Desember 2021 - 12:12 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Adam Erwindi membenarkan adanya kejadian amuk massa yang berujung pada perusakan fasilitas pemerintah. Penyebab kematian warga tersebut, menurutnya masih perlu ada pembuktian apakah betul akibat vaksin atau akibat lain. Hal itu yang menurut Adam saat ini tengah dilakukan penyelidikan mendalam.
"Iya memang betul itu ada kejadian, ada warga di sana (Manokwari Selatan) yang meninggal diduga akibat vaksin. Tapi kita harus dalami dahulu penyebab kematiannya apa? Harus diselidiki dahulu, ini baru informasi yang beredar," ujar Erwindi, Kamis (16/12/2021).
Dia juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak terprovokasi, dan tetap tenang serta menyerah kasus ini kepada pihak Kepolisian. "Jadi kita imbau kepada masyarakat untuk tenang. Jangan lalu menambah melakukan tindak pidana lain seperti pengerusakan atau lain-lainnya. Jangan mendahului pihak kepolisian yang saat ini tengah mendalami sebab kematian warga tersebut," tegasnya.
Baca juga: Gunung Semeru Kembali Erupsi di Kamis Legi, Warga Panik Berhamburan
Dari data sementara, menurut Adam ada beberapa fasilitas pemerintah yang dirusak massa. "Tempat yang dirusak masyarakat, masih kami lakukan pengecekan. Data awal itu fasilitas pemerintah seperti kantor bupati, dan rumah sakit yang rusak. Tapi kami masih lakukan pengecekan terlebih dahulu," ungkapnya.
"Iya memang betul itu ada kejadian, ada warga di sana (Manokwari Selatan) yang meninggal diduga akibat vaksin. Tapi kita harus dalami dahulu penyebab kematiannya apa? Harus diselidiki dahulu, ini baru informasi yang beredar," ujar Erwindi, Kamis (16/12/2021).
Dia juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak terprovokasi, dan tetap tenang serta menyerah kasus ini kepada pihak Kepolisian. "Jadi kita imbau kepada masyarakat untuk tenang. Jangan lalu menambah melakukan tindak pidana lain seperti pengerusakan atau lain-lainnya. Jangan mendahului pihak kepolisian yang saat ini tengah mendalami sebab kematian warga tersebut," tegasnya.
Baca juga: Gunung Semeru Kembali Erupsi di Kamis Legi, Warga Panik Berhamburan
Dari data sementara, menurut Adam ada beberapa fasilitas pemerintah yang dirusak massa. "Tempat yang dirusak masyarakat, masih kami lakukan pengecekan. Data awal itu fasilitas pemerintah seperti kantor bupati, dan rumah sakit yang rusak. Tapi kami masih lakukan pengecekan terlebih dahulu," ungkapnya.

Lihat Juga :