Sadis Perkosa Belasan Santriwati, Herry Wirawan Kini Dibina Petugas-Napi Rutan Kebonwaru
Kamis, 16 Desember 2021 - 11:44 WIB
loading...
Oknum guru yang juga pimpinan pondok pesantren Madani Boarding School, Herry Wirawan kini tengah menjalani hari-harinya di balik jeruji Rumah Tahanan (Rutan) Kebonwaru, Kota Bandung. Foto/Ist.
A
A
A
BANDUNG - Menjalani harihari di balik jeruji besi Rumah Tahanan (Rutan) Kebonwaru, Kota Bandung, oknum guru yang juga pimpinan pondok pesantren Madani Boarding School, Herry Wirawan kini mendapatkan pembinaan dari petugas dan napi.
Baca juga: 7 Fakta Oknum Guru Pesantren Cabuli Belasan Santriwati, Nomor 1 dan 3 Sulit Dipercaya
Herry yang berstatus sebagai terdakwa kasus pencabulan terhadap belasan santriwatinya itu, telah mendekam di Rutan Kebonwaru sejak 21 September 2021 sebagai tahanan titipan Pengadilan Negeri (PN) Bandung.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Jawa Barat, Sudjonggo mengatakan, selama dibui, Herry mendapatkan pembinaan, baik mental hingga keagamaan. "Kita masukkan pembinaan tahanan. Memberitahukan bahwa yang dilakukan sebelumnya salah atau keliru," ujar Sudjonggo, Kamis (16/12/2021).
Baca juga: Kronologi Anggota Polantas Polda Sulsel Bawa Mobil Patroli Tapi Abaikan Korban Kecelakaan di Jalan
Bahkan, selain melibatkan petugas rutan, pihaknya pun melibatkan narapidana (napi) sesama warga binaan lainnya untuk membina Herry. "Bukan hanya pembinaan mental, tapi juga pembinaan sosial hingga agamanya (pembina) dari petugas rutan dan dari teman-teman sekamar dan juga teman-teman tempat ibadahnya bersama," kata Sudjonggo.
Baca juga: 7 Fakta Oknum Guru Pesantren Cabuli Belasan Santriwati, Nomor 1 dan 3 Sulit Dipercaya
Herry yang berstatus sebagai terdakwa kasus pencabulan terhadap belasan santriwatinya itu, telah mendekam di Rutan Kebonwaru sejak 21 September 2021 sebagai tahanan titipan Pengadilan Negeri (PN) Bandung.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Jawa Barat, Sudjonggo mengatakan, selama dibui, Herry mendapatkan pembinaan, baik mental hingga keagamaan. "Kita masukkan pembinaan tahanan. Memberitahukan bahwa yang dilakukan sebelumnya salah atau keliru," ujar Sudjonggo, Kamis (16/12/2021).
Baca juga: Kronologi Anggota Polantas Polda Sulsel Bawa Mobil Patroli Tapi Abaikan Korban Kecelakaan di Jalan
Bahkan, selain melibatkan petugas rutan, pihaknya pun melibatkan narapidana (napi) sesama warga binaan lainnya untuk membina Herry. "Bukan hanya pembinaan mental, tapi juga pembinaan sosial hingga agamanya (pembina) dari petugas rutan dan dari teman-teman sekamar dan juga teman-teman tempat ibadahnya bersama," kata Sudjonggo.
Lihat Juga :