Rombongan Pengantar Jenazah Penganiaya Dosen di Makassar Ditangkap

Rabu, 15 Desember 2021 - 15:32 WIB
loading...
Rombongan Pengantar...
Rombongan pengantar jenazah di Makassar menganiaya seorang dosen salah satu kampus. Foto: Twitter
A A A
MAKASSAR - Petugas Unit Reskrim Polsek Tallo, mengamankan beberapa orang diduga bagian dari rombongan pengantar jenazah yang menganiaya dosen kampus swasta di Makassar, sekaligus merusak kendaraannya.

Kapolsek Tallo Kompol Saharuddin belum mau menjabarkan identitas empat pelaku tersebut yang pasti mereka diamankan di Kota Makassar, Rabu (15/12) dini hari tadi. Polisi masih melakukan penyelidikan lanjutan.

Baca Juga: Dosen di Makassar Dianiaya Rombongan Pengantar Jenazah

"Sementara masih pengembangan, ada dua orang lagi yang masih kita buru. Empat orang sudah ada di Polsek. Jadi sebenarnya ada enam orang terduga pelaku ," kata Saharuddin.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa yang menimpa dosen Politeknik ATI Makassar bernama Setiawan (45) terekam CCTV di Jalan Sunu, Kecamatan Tallo, Selasa 14 Desember 2021, sekira pukul 14.50 Wita.

Video berdurasi 1 menit 21 detik itu dibagikan akun anonim di Instagram. Korban kala itu baru pulang mengajar di kampusnya. Bergerak dari arah utara menuju selatan dan berpapasan dengan rombongan pengantar jenazah.

Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando menyebutkan korban hendak pulang ke rumahnya di Kompleks Dosen Unhas Kecamatan Tamalanrea. Rombongan pengantar jenazah akan menuju Pekuburan Beroanging Pannampu.

Dalam video tersebut nampak para pengantar jenazah menggunakan sepeda motor mulai meminta jalan. Mobil korban sempat dihentikan dan dikepung di situ terjadi keributan. Sampai akhirnya dianiaya, kendaraannya dirusak.

"Menurut saksi di TKP. Para pelaku ini memukul mobil korban yang sudah di pinggir dan dalam keadaan berhenti. Korban tidak berani turun. Para pelaku tetap memukul korban sampai mengalami luka robek di alis kanan, luka memar di tangan. Kemudian mobil korban juga ringsek di samping kanan," ucapnya.

Baca Juga: Keroyok Sopir dan Pecahkan Kaca Truk Trailer, Polisi Buru Pengantar Jenazah Arogan

Dia mengatakan, para pelaku diduga adalah warga sekitar. "Dari keterangan saksi bahwa di antara kendaraan pengantar jenazah terlihat ada petepete jurusan Sentral Tallo sehingga diduga bahwa pelaku masih di seputaran wilayah hukum Polsek Tallo," tukas Lando.



Kapolsek Tallo, Kompol Saharuddin mengatakan korban mengendarai mobil mereka Toyota Rush biru. Para pelaku diduga menganiaya korban saat masih di dalam mobil sampai mengalami luka parah dan akhirnya dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Saharuddin mengutarakan, para pelaku ditaksir lebih dari 20 orang. Pihaknya berjanji setelah menerima laporan resmi dari korban, polisi akan bergerak melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku. "Kita kenakan Pasal 170 KUHPidana tentang penganiayaan secara bersama-sama ancaman hukuman di atas lima tahun," ungkapnya.

Dia meminta masyarakat yang tengah mengantar jenazah ke pemakaman agar lebih menghargai pengguna jalan lain; tidak kebut-kebutan, tidak terburu-buru dan tidak mengganggu pengendara lainnya. "Sebaiknya melapor ke Polsek kalau mau dikawal. Insyallah kita siap. Jika ada masyarakat yang sedang kedukaan dan meminta pengawalan," tukasnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
Terungkap, Selebgram...
Terungkap, Selebgram Woodyrman Mabuk saat Hajar Warga Negara Brunei di Blok M
Kronologi Wanita Ditabok...
Kronologi Wanita Ditabok Sesama Penumpang JakLingko
Perempuan Dikejar dan...
Perempuan Dikejar dan Diduga Dianiaya saat Akan Bersaksi di Persidangan
Tegur Ibu Pukul Anak...
Tegur Ibu Pukul Anak di Stasiun Depok, Anggota TNI Dianiaya 3 Pelaku
KPAI Ungkap Sejumlah...
KPAI Ungkap Sejumlah Temuan soal Pelajar Bantul Tewas Dikeroyok
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
Berita Terkini
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Ditpolairud Polda Metro...
Ditpolairud Polda Metro Jaya Salurkan Kursi Roda bagi Warga Pesisir Cilincing
Dasco Terima Audiensi...
Dasco Terima Audiensi Massa Mahasiswa di Gedung DPR
Gelar Unjuk Rasa di...
Gelar Unjuk Rasa di Monas, Ini Pernyataan Sikap BEM Persatuan Indonesia
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved