5 Hari Pencarian, Warga Wonosobo Tenggelam di Serayu Ditemukan Meninggal
Rabu, 15 Desember 2021 - 12:20 WIB
loading...
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban meninggal tergelicir di Sungai Serayu, Banjarnegara, Rabu (15/12/2021). Foto/IST
A
A
A
BANJARNEGARA - Indra Wahyu (26) warga Kliwonan RT 07/RT 04, Kecamatan Kretek, Kabupaten Wonosobo yang tenggelam di Sungai Serayu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (15/12/2021). Jenazah korban ditemukan di sekitar Waduk Jenderal Sudirman yang berjarak sekitar 23 kilometer dari lokasi kejadian awal, tepatnya di bawah jembatan Pikas, Desa Kutayasa, Kecamatan Madukara, Kebupaten Banjarnegara.
Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto mengatakan, korban dilaporkan tenggelam di Sungai Serayu pada Sabtu (11/12/21). Saat itu, korban sedang mancing di daerah aliran sungai ( DAS) Serayu, tepatnya di bawah jembatan Pikas, Desa Kutayasa, Kecamatan Madukara, Kebupaten Banjarnegara.
"Saat asyik mancing, korban terpeleset dan hanyut. Korban tidak bisa menyelamatkan diri dan akhirnya tenggelam," terangnya. Baca juga: Haji Lulung, Sosok yang Sangat Berjasa bagi Perjuangan PPP di Ibu Kota
Selanjutnya, 1 tim rescue yang dipimpin koordinator pos SAR Wonosobo Hardi Amanurijal bersam tim SAR gabungan melakukan pencarian dan pertolongan. Baca juga: Perjuangan Nakes di NTT, Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai Deras Demi Kejar Vaksinasi
"Upaya pencarian tim SAR gabungan dengan metode penyisiran dengan perahu rafting dari tempat kejadian menuju hilir. Akhirnya korban berhasil ditemukan pada pencarian hari kelima. Korban ditemukan sekitar pukul 03.45 WIB di sekitar Waduk Jenderal Sudirman dalam keadaan meninggal dunia," ujarnya.
Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto mengatakan, korban dilaporkan tenggelam di Sungai Serayu pada Sabtu (11/12/21). Saat itu, korban sedang mancing di daerah aliran sungai ( DAS) Serayu, tepatnya di bawah jembatan Pikas, Desa Kutayasa, Kecamatan Madukara, Kebupaten Banjarnegara.
"Saat asyik mancing, korban terpeleset dan hanyut. Korban tidak bisa menyelamatkan diri dan akhirnya tenggelam," terangnya. Baca juga: Haji Lulung, Sosok yang Sangat Berjasa bagi Perjuangan PPP di Ibu Kota
Selanjutnya, 1 tim rescue yang dipimpin koordinator pos SAR Wonosobo Hardi Amanurijal bersam tim SAR gabungan melakukan pencarian dan pertolongan. Baca juga: Perjuangan Nakes di NTT, Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai Deras Demi Kejar Vaksinasi
"Upaya pencarian tim SAR gabungan dengan metode penyisiran dengan perahu rafting dari tempat kejadian menuju hilir. Akhirnya korban berhasil ditemukan pada pencarian hari kelima. Korban ditemukan sekitar pukul 03.45 WIB di sekitar Waduk Jenderal Sudirman dalam keadaan meninggal dunia," ujarnya.
(don)
Lihat Juga :