Dewan Minta Pemkot Waspada Gelombang Warga Luar Daerah saat Nataru

Rabu, 15 Desember 2021 - 09:16 WIB
loading...
Dewan Minta Pemkot Waspada...
Mobilitas warga saat perayaan Nataru diprediksi meningkat. Foto: Dok/SINDOnews
A A A
MAKASSAR - Anggota Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Kota Makassar , Saharuddin Said meminta pemerintah mewaspadai gelombang masyarakat dari luar daerah masuk ke Kota Makassar saat momen Natal dan Tahun Baru ( Nataru ).

Hal itu menyusul Revisi Edaran Menteri Dalam Negeri terkait Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level III pada periode 24 hingga 2 Januari 2022, di mana penyekatan antar daerah dilarang setelah edaran terbaru No 66 tahun 2021.

Menurutnya sulit membendung tingkat mobilitas masyarakat saat perayaan Nataru, utamanya masyarakat luar daerah. Berkaca pada dua tahun terakhir, terjadi peningkatan kasus Covid-19 saat Nataru sehingga pengawasan perlu diperketat.

Baca Juga: Luhut Wanti-wanti Lonjakan Kasus Covid Usai Libur Nataru

"Memang susah sekali orang dibendung. Karena dua tahun toh, orang tidak melakukan kegiatan party party lah apa istilahnya, ini perlu diantiispasi dini," tegasnya.

Selain itu, Legislator PAN meminta agar Pemkot ikut melibatkan RT dan RW untuk secara aktif mengontrol wilayahnya.

"Jadi dimulai dari tingkatan pemerintahan paling rendah. RT/RW karena mereka yang paling dekat dengan warganya, suruh datangi dari rumah ke rumah," imbuhnya.

Peran masyarakat juga sama pentingnya. Ajid sapaan akrabnya, meminta agar masyarakat menahan diri selama periode ini, agar kasus Covid-19 tak kembali meningkat.

Menurutnya kasus di Sulsel tidak begitu besar. Meski demikian, tren kenaikan kasus selalu terjadi saat perayaan momen tertentu, sehingga Pemkot Makassar diminta melakukan pengawasan yang lebih masif.

"Harus hati-hatilah, apalagi kan ada varian baru, yang katanya 16 kali lebih cepat menular dari varian Delta. Memang serba hati-hati.

Baca Juga: Isi Lengkap Surat Edaran Terbaru Kemendikbudristek Soal Libur Sekolah Jelang Nataru

Sebelumnya, Wali Kota Makassar , Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto memastikan tak ada penyekatan di perbatasan saat Nataru. Imbasnya, program Vaksinasi on The road dibatalkan. Meski demikian, pengetatan lewat aplikasi PeduliLindungi akan dilakukan.

"Kami dalam arahan kemampuan dilarang membuat penyekatan. Tetapi proteksi lewat PeduliLindungi disarankan. Diperketat sebagai bahan PeduliLindungi sebagai proteksi nya," ujarnya.

Sementara pemberlakuan jam malam juga akan diterapkan di mana aktivitas dibatasi hanya sampai jam 9 dan 10 malam.

"Losari, Karebosi, Tanjung bunga , Lego-lego, mal itu harus taat dengan instruksi Mendagri. Kemudian saya tambah dengan hal-hal yang berbasis adaptasi, terkendali dalam libur Nataru nanti," pungkas Danny.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Garuda Indonesia Angkut...
Garuda Indonesia Angkut 1,5 Juta Penumpang Selama Nataru 2026
Hari Pertama Kerja 2026,...
Hari Pertama Kerja 2026, Pekerja Tetap Semangat meski Jakarta Macet
Jalan Gatot Subroto...
Jalan Gatot Subroto Padat Merayap di Hari Pertama Masuk Kerja usai Libur Nataru
Arus Balik Libur Tahun...
Arus Balik Libur Tahun Baru, 53 Ribu Penumpang Tiba di Stasiun Kereta Daop 1 Jakarta
Puncak Arus Balik Tahun...
Puncak Arus Balik Tahun Baru Diprediksi Besok
324 Ribu Kendaraan Balik...
324 Ribu Kendaraan Balik ke Jabotabek usai Libur Nataru 2026
5,8 Juta Kendaraan Melintasi...
5,8 Juta Kendaraan Melintasi 4 Gerbang Tol Jasa Marga Selama Libur Nataru 2025/2026, Naik 9,8%
Angkutan Nataru di 37...
Angkutan Nataru di 37 Bandara InJourney Airports Berjalan Sukses, Jumlah Penumpang Pesawat Sentuh 10,2 Juta
5 Cara Mengatasi Post...
5 Cara Mengatasi Post Holiday Blues usai Libur Panjang
Rekomendasi
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Berita Terkini
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
Enggan Bebani Daerah...
Enggan Bebani Daerah Penyangga soal Subsidi Transjabodetabek, Pramono: Minimal Renovasi Halte
Bogor Kian Gemilang!...
Bogor Kian Gemilang! Pemkab Bogor Sukses Pertahankan Opini WTP dari BPK RI
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved